Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Modus Gunakan Dalil Ayat Al Qur’an, Panji Gumilang Peras Jamaah ! Ken Setiawan: Harta Ludes Demi Tebus Dosa

Views
×

Modus Gunakan Dalil Ayat Al Qur’an, Panji Gumilang Peras Jamaah ! Ken Setiawan: Harta Ludes Demi Tebus Dosa

Sebarkan artikel ini
Modus Gunakan Dalil Ayat Al Qur’an, Panji Gumilang Peras Jamaah ! Ken Setiawan: Harta Ludes Demi Tebus Dosa
Mantan anggota Negara Islam Indonesia (NII) Ken Setiawan

Koma.id – Pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan menyampaikan bahwa pimpinan NII sekaligus pimpinan pesantren Alzaytun Panji Gumilang selalu memakai dalil ayat untuk memeras jamaah NII agar menyerahkan harta yang dimiliki, sehingga rata rata orang yang bergabung di NII akan habis habisan hartanya.

Panji Gumilang menggunakan Surat Alquran Tadabur (9: 103) yang bunyinya: “Ambilah zakat dari sebagain harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka, sesungguhnya doa kamu itu menjadi ketentraman jiwa bagi mereka, dan Allah Maha mendengar lagi maha mengetahui.”

Silakan gulirkan ke bawah

Menurut Ken, bahwa ayat tersebut sebagai doktrin legalisasi seorang pimpinan NII untuk mengambil harta jamaah yang dijanjikan untuk membersihkan diri dan bertaubat. Sebab perintah dalam ayat tersebut secara tegas dan lugas dipahami oleh kelompok NII menggunakan fiil amr (kata kerja perintah) yang berarti “Ambilah”.

Diyakini hanya dengan megeluarkan hartanya kepada alzaytun lewat pimpinan NII makan seseorang dapat membersihkan dirinya dari dosa dan disucikan kembali seperti bayi yang baru lahir, sebab selama di NKRI dilumuri dengan lumpur kejahiliyahan yakni hidup dalam tatanan sistem pemerintahan yang tidak didasari dengan hukum Allah.

Tatkala seseorang telah memberikan harta yang dicintainya untuk ponpes alzaytun maka dipastikan sudah bersih kembali jiwa dan raganya dan Allah akan membuka pintu taubat yang seluas luasnya.

Sesuai dengan lanjutan Alquran Surat Tadabur (9:104) yang berbunyi:” Tidaklah mereka mengetahui, bahwasanya Allah menerima taubat dari hamba hambanya dan menerima sodaqoh, dan bahwasanya Allah Maha menerima taubat lagi Maha Penyayang.

Orang yang berhijrah di NII itu dianggap orang yang suci kembali, laksana kertas putih tanpa coreta, laksana lahir kembali ke dunia. “Dan ini dapat terwujud hanya dengan hijrah ke NII dan memberikan harta yang dimiliki untuk perjuangan NII yang berpusat di Ponpes Alzaytun,” tutup Ken.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.