Koma.id – Walau secara elektabilitas Ganjar Pranowo mengungguli Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto namun belum tentu menangi Pilpres 2024. Pasalnya, Anies Baswedan, Prabowo Subianto sama-sama kuat sebagai calon presiden dan berpeluang menang pada Pilpres 2024.
“Memang elektabilitas yang diukur lembaga survei menunjukkan ada yang lebih unggul, namun tidak jauh berbeda elektabilitasnya. Tetapi, kalau kalau dilihat secara teoritik, ketiganya memiliki potensi kemenangan yang sama kuat 33,3 persen dari 100 persen,” kata pakar politik sekaligus akademisi Universitas Bengkulu Dr. Panji Suminar, Selasa (16/5/2023).
Sekarang Pejabat Gemar Bohong, Prof Romli Sampai Singgung Lebih Baik Ustadz Jadi Presiden
Anies, Ganjar dan Prabowo sama-sama memiliki basis suara. Ganjar dengan ceruk suara nasionalis, Prabowo dengan pemilih loyalisnya dan Anies Baswedan dengan kelompok religius. Jadi pertarungan bakal semakin sengit bila sudah ada sosok calon wakil presiden masing-masing.
“Maka memilih wakil presiden yang tepat berperan penting untuk menambah suara kemenangan, walaupun saya pikir tetap dua putaran untuk pilpres kali ini,” tandasnya.
Sebelumnya, hasil survei dari Charta Politka Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meraih 38,2 persen elektabilitas. Kedua Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, sebesar 31,1 persen. Sementara Anies berada di posisi ketiga dengan perolehan sebesar 23,6 persen.
Survei ini berlangsung pada tanggal 2 hingga 7 Mei 2023 lewat wawancara tatap muka terhadap 1.220 responden. Masing-masing berusia minimal 17 tahun atau sudah memenuhi syarat sebagai pemilih, tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.
Penentuan sampel dengan metode acak bertingkat (multistage random sampling), dengan toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 2,82 persen.













