Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

SDR : Revisi UU TNI Jangan Sampai Ditunggangi Oligarki & Pemilik Modal

Views
×

SDR : Revisi UU TNI Jangan Sampai Ditunggangi Oligarki & Pemilik Modal

Sebarkan artikel ini
SDR : Revisi UU TNI Jangan Sampai Ditunggangi Oligarki & Pemilik Modal

Koma.id – Direktur Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto menegaskan bahwa Revisi UU 34/2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tengah berjalan seharusnya tidak ditunggangi kelompok kepentingan, apalagi pebisnis dan oligarki. Hal itu disampaikan dalam diskusi bertema “Antara Anggaran dan Kinerja Kemhan”, di kawasan Menteng, Jumat petang (12/5).

Menurut Hari, revisi UU TNI harus berfungsi menjaga dan mengembalikan marwah TNI dalam menjaga kedaulatan Indonesia di tengah perkembangan teknologi global.

Silakan gulirkan ke bawah

“Jangan sampai TNI kita yang fungsi utamanya pertahanan, diramu sekelompok oknum yang tidak bertanggung jawab yang punya kepentingan, entah itu oligarki atau pemilik modal. Maksud saya, ada pemisahan yang jelas, revisi UU oke, tapi apakah ada korelasi dengan pertahanan saat ini,” kata Hari.

Bila tidak ada pemisahan dan legalitas yang jelas, Hari menyebut bahwa hal ini tentu berdampak pada TNI sendiri.

Salah satu yang nyata adalah adanya pembiaran sejumlah personel TNI, baik yang masih berdinas maupun pensiun, ditempatkan di salah satu kementerian atau lembaga pemerintahan.

“Jangan juga masuk (TNI) hanya untuk jadi komisaris atau direktur utama di BUMN atau institusi kementerian dan sebagainya,” kata Hari lagi.

Dia berharap revisi UU TNI juga mengatur hal-hal seperti itu. Tentunya dengan didukung monitor dari masyarakat dan media.

“Jangan sampai jadi zombie baru, yang udah bener track-nya jadi rusak. Entah siapa yang memainkannya.” pungkas dia.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.