Koma.id – Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI Atnike Nova Sigiro, mendesak Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) agar segera membebaskan pilot pesawat Susi Air Kapten Philip Marthen.
“Mendesak TPNPB-OPM segera bebaskan Philip Marthen warga negara asing yang tak ada kaitannya dengan persoalan Papua,” ujar Atnike, Rabu (19/4/2023) seperti yang dilansir dari ANTARA, terkait peristiwa tewasnya anggota TNI di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan Sabtu (15/4).
Komnas HAM menegaskan mendukung upaya pemerintah, termasuk TNI dan Polri, dalam penyelamatan Philip Marthen dengan tetap kedepankan prinsip kehati-hatian, praduga dalam situsi di mana timbul keragu-raguan, dan proporsionalitas untuk mencegah meluasnya konflik dan bertambahnya korban jiwa.
“Mendorong adanya penegakan hukum terhadap semua pihak yang bertanggung jawab dalam berbagai tindak kekerasan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan prinsip HAM,” ucapnya.
Sebagai informasi, Pratu Miftahul Arifin dilaporkan terjatuh ke jurang kedalaman sekitar 15 meter. Ketika korban sedang dievakuasi, tiba-tiba KKB kembali menembak personel TNI lainnya. Terkait hal ini, Komnas HAM juga turut memberikan ucapan belasungkawa.
“Turut berduka cita atas korban jiwa dan luka dari prajurit TNI Satgas Yonif R 321/GT Pratu Miftahul Arifin,” ujar Atnike sembari mengajak seluruh pihak menahan diri dan mencegah eskalasi konflik.













