Koma.id – Aktivis yang juga pegiat media sosial yang dikenal dengan nama Rudi Valinkan terus bersuara atas bobroknya kinerja Anies Baswedan yang terungkap usai lengser.
Melalui akun Tiwtter pribadinya, akun @kurawa mengungkapkan banyak data-data yang dinilainya bobrok.
“Sabar aja akan makin banyak data2 kebobrokan yang akan dibuka pasca lengsernya Anies..,” cuitnya yang dilihat Koma.id, Kamis (12/1/2023).
“Banyak ASN DKI yang merasa sakit hati dan terzolimi di saat kepemimpinannya karena begitu kuatnya peran TGUPP ikut campur secara teknis hingga mampu memutasi ASN sesuka mereka. Ngeri…,” tambah dia lagi.
Sebelumnya, dirinya juga mengungkap hasil temuan bukti dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19 berupa ribuan ton beras rusak ditimbun dalam sebuah gudang.
Sebelumnya, bukti-bukti ini diungkap Rudi Valinka yang menuding adanya korupsi di era Gubernur Anies Baswedan.
Rudi Valinka membongkar bukti-bukti penimbunan beras diduga milik Pemprov DKI Jakarta ini di Twitter yang kemudian viral. Ia menduga penganggaran bansos itu pada tahun 2020 silam.
“Selamat Pagi ‘Dugaan Korupsi Beras Bansos DKI 2020’. Hampir 2 hari ini sudah 4 juta akun yang membaca kasus ini,” ucapnya dalam unggahannya di Twitter, Rabu, (11/1/2023).
Sabar aja akan makin banyak data2 kebobrokan yang akan dibuka pasca lengsernya Anies..
Banyak ASN DKI yang merasa sakit hati dan terzolimi di saat kepemimpinannya karena begitu kuatnya peran TGUPP ikut campur secara teknis hingga mampu memutasi ASN sesuka mereka.
Ngeri…
— RUDI VALINKA (@kurawa) January 12, 2023












