Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Politik

Ken Setiawan: Ada Kemiripan Pendukung Anies dengan Fethullah Gulen di Turki

Views
×

Ken Setiawan: Ada Kemiripan Pendukung Anies dengan Fethullah Gulen di Turki

Sebarkan artikel ini
Ken Setiawan: Ada Kemiripan Pendukung Anies dengan Fethullah Gulen di Turki
Ken Setiawan. (Foto: YouTube Kilat TV)

Koma.id Pemerintah dan aparat di Indonesia untuk mewaspadai aktivitas individu atau kelompok berafiliasi dan mendukung organisasi teroris Fethullah Gulen (FETO) di Turki. Pada tanggal 15 Juli 2016, Turki menghadapi upaya kudeta yang dilakukan oleh FETO dan pendukungnya yang menewaskan ratusan orang serta ribuan orang luka-luka.

FETO merupakan sebuah organisasi yang awalnya mendukung pemerintah Turki, pendukungnya mengidolakan ulama bernama Fettullah Gulen sebagai pemimpin tertingginya.

Silakan gulirkan ke bawah

“Tapi karena provokasi tentang agama, Turki yang katanya 99 persen penganut agama Islam tapi kok syariat tidak ditegakan dan bahkan memberlakukan sistem sekuler, dari sinilah muncul isu penegakan syariat Islam tapi lewat jalur kudeta,” kata Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan, Kamis (22/12/2022).

Kata dia menegask, bukan hanya masyarakat biasa saja yang di provokasi, namun juga infiltrasi ke pejabat negara dan pejabat militer dalam melakukan kudeta di Turki. Dia menlanjutkan, malam 15 Juli 2016, tank-tank militer menutup sebuah jembatan di Istanbul yang menghubungkan Asia ke Eropa.

Jet tempur dan helikopter yang terbang di atas Istanbul dan Ankara membom kompleks presiden, gedung parlemen, polisi dan markas intelijen, sementara warga sipil keluar untuk melawan kudeta. Pada malam itu, terang Ken, Kepala Staf Militer Hulusi Akar disandera oleh para pemberontak hanya karena dia mengatakan menolak permintaan mendukung kudeta.

Namun upaya kudeta tersebut gagal karena tidak semua militer bisa direkrut oleh FETO dan berkat perlawanan rakyat Turki yang turun ke jalanan untuk menentang upaya yang dilakukan oleh FETO.

Di Indonesia pendukung Anies menurut Ken persis dengan pendukung Fethullah Gulen yang menganggap Islam adalah mayoritas tapi syariat Islam tidak ditegakan, maka bila upaya capres gagal maka opsi kudeta akan menjadi opsi terakhir.

“Apalagi pendukung Anies rata rata adalah para pengusung tegaknya syariat khilafah Turki Utsmani yang telah runtuh di tahun 1924 dan mereka yakin akan bangkit kembali tepat satu abad yaitu di tahun 2024 mendatang,” tutup Ken.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.