Koma.id– PHK besar-besaran datang kembali datang dari perusahaan media sosial, Meta Platforms Inc (META.O). Hal itu berlangsung usai Twitter lakukan PHK masal karyawanya.
Melansir sumber menyebut kalau Meta Platforms Inc (META.O) melakukan PHK besar-besaran. Sebanyak 11.000 karyawan terpaksa dirumahkan lantaran diduga induk Facebook menggandakan taruhan metaverse yang berisiko di tengah pasar periklanan yang runtuh dan dekade -inflasi tinggi
PHK massal, salah satu yang terbesar tahun ini dan yang pertama dalam 18 tahun sejarah Meta, mengikuti ribuan PHK di perusahaan teknologi lainnya termasuk Twitter Inc milik Elon Musk, Microsoft Corp (MSFT.O) dan Snap Inc.
Meta diketahui secara agresif merekrut selama pandemi guna memenuhi lonjakan penggunaan media sosial oleh konsumen yang terjebak di rumah.
Namun, bisnis menderita tahun ini lantaran pengiklan dan konsumen setop pengeluaran dalam menghadapi lonjakan biaya dan suku bunga yang meningkat pesat.
“Tidak hanya perdagangan online yang kembali ke tren sebelumnya, tetapi penurunan ekonomi makro, meningkatnya persaingan, dan hilangnya sinyal iklan telah menyebabkan pendapatan kami jauh lebih rendah dari yang saya harapkan,” ujar Chief Executive Officer Mark Zuckerberg dalam sebuah pesan kepada karyawan .













