KOMA.ID – Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menilai bahwa Anies Rasyid Baswedan sedang membuat sinyal politik di momentum kurban tahun 2022 ini. Pasalnya, sapi kurban Gubernur DKI Jakarta untuk Jakarta International Stadium (JIS) tersebut ditulis angka 024.
Sulit sekali melepaskan makna politik Anies Baswedan di dalam ibadah sunnah kurban itu. Ditambah lagi, sapi politik Anies tersebut berjenis limosin dan memiliki berat 1,1 ton, yang ternyata ukurannya sama dengan yang dikurbankan oleh Presiden Joko Widodo.
“Warna hitam maknanya bisa saja Anies menjadi kuda hitam di Pilpres 2024 nanti,” kata Pangi Minggu, (10/7).
Harta Presiden Prabowo Capai Rp2,06 Triliun
Sementara itu, Pengamat politik dari UIN Jakarta Ujang Komaruddin mengatakan angka 024 mungkin saja jumlah hewan yang dikurbankan Anies tahun ini. Atau, angka keberuntungan.
“024 itu bisa jadi nomor keberuntungan. Kayak Jokowi hari keberuntungannya kan Rabu,” kata Ujang.
Grace Natalie Siap “Adu Argumen” dengan JK
Diketahui, bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeli seekor sapi untuk kurban Idul Adha 2022 dari peternak di Cilegon, Banten. Sapi kurban yang dibeli Jokowi itu dinamai ‘Sultan’ oleh sang peternak.
Sapi dengan bobot 1,1 ton itu dibeli Jokowi seharga Rp 112 juta. Sapi jenis Ongole ini merupakan sapi asal Kebumen, Jawa Tengah, saat pertama kali didatangkan ke Cilegon. Ketika dibawa dari Kebumen pada 2021, usia Sultan masih 3 tahun dengan bobot 600 kg.
Nama Anies Baswedan, merupakan salah satu nama yang diprediksi akan menjadi calon Presiden di tahun 2024. Bahkan namnya, selalu ada di tiga besar di bawah Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.












