Gulir ke bawah!
Ekonomi

Mau Dihapus, Ternyata Begini Sejarah Minyak Goreng Curah

6993
×

Mau Dihapus, Ternyata Begini Sejarah Minyak Goreng Curah

Sebarkan artikel ini
Minyak goreng curah (foto: istimewa)

Koma.id – Ketua Umum GIMNI, Sahat Sinaga menceritakan, mulanya minyak goreng curah hanya dijual untuk masyarakat dengan jarak terdekat dari pabrik. Maksimal jaraknya hanya 20 kilometer.

Namun, seiring berjalannya waktu, keberadaan minyak goreng curah ini digemari masyarakat kelas bawah karena harganya yang murah. Terlebih sejak pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi pada minyak goreng curah.

Silakan gulirkan ke bawah

“Minyak goreng curah ini dulunya hanya dijual di sekitar pabrik yang jaraknya 10-20 km, jarang yang jauh,” kata Sahat dilansir Merdeka, Senin (14/6/2022).

Sahat menjelaskan distribusi minyak goreng curah sebenarnya kurang efektif. Sebab, dalam rantai distribusi peredaran minyak goreng curah pasti ada sekitar 5 persen hingga 7 persen minyak yang terbuang.

Baik itu karena tumpah saat proses distribusi atau ketika perpindahan wadah minyak goreng kemasan dari distributor hingga ke tingkat konsumen.

“Pengalaman di lapangan ini ada lost-nya 5 sampai 7 persen. Belum lagi ada pekerjaan tambahan di lokasi, harus diciduk ke ember terus dibungkus plastik,” kata dia.

Dalam proses tersebut setidaknya membutuhkan tambahan biaya hingga Rp 550 per liter minyak goreng curah. Jika saat ini harga minyak goreng curah Rp 19.000, maka potensi kerugian minyak goreng yang lost misalnya 6 persen, maka biaya yang keluarkan sekitar Rp 1.140. Sehingga jumlah kerugiannya bisa mencapai Rp 1.990 per liternya.

Sementara kata Sahat, biaya pengemasan minyak goreng curah hanya sekitar Rp 1.220. Hal ini menunjukkan pengemasan minyak goreng curah sebenarnya bisa menekan kerugian distribusi minyak goreng curah.

“Jadi sebenarnya sebagai bangsa ini kita kurang bijak jika mempertahankan minyak goreng curah,” kata Sahat.

Seperti diketahui, minyak goreng curah bakal dihapus secara bertahap. Minyak goreng curah dinilai kurang higienis dan akan digantikan minyak goreng kemasan.

 

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.