Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Politik

Surya Paloh Iri Usai Jokowi Sebut Presiden 2024 Jatah Prabowo

×

Surya Paloh Iri Usai Jokowi Sebut Presiden 2024 Jatah Prabowo

Sebarkan artikel ini
surya paloh nasdem
Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh.

KOMA.IDKetua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh ternyata ingin sekali jagoannya di Pilpres mendapatkan kesempatan yang sama diendorse oleh Presiden Joko Widodo, seperti apa yang dilakukan kepada Menteri Pertahanan sekaligus Ketum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam acara HUT ke 8 DPP Partai Perindo.

Surya Paloh berharap agar Presiden Jokowi menyampaikan hal senada dengan menyatakan bahwa Pilpres 2024 jatah mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Silakan gulirkan ke bawah

Pernyataan itu disampaikan Paloh merespons pernyataan Jokowi yang sebelumnya menyebut Pilpres 2024 jatahnya Prabowo Subianto. Menurut Paloh, motivasi perlu pula diberikan kepada Anies yang telah dideklarasikan NasDem.

“Kali ini diberikan motivasi kepada Pak Prabowo, kan bisa saja besok bukan Pak Prabowo. Ada Airlangga capres, memang habis itu dikasih lagi kepada siapa, mungkin Erick Thohir, atau Pak Ganjar. Kita tunggu-tunggu kapan dikasih ke Bung Anies,” ucap Paloh di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (11/11).

Paloh menilai pernyataan Jokowi yang menyebut Pilpres 2024 jatah Prabowo merupakan diplomasi tingkat tinggi yang membesarkan hati Prabowo. Ia memandang tidak ada yang salah dari langkah Jokowi memberikan motivasi itu.

Paloh menegaskan bahwa Jokowi memiliki kapasitas sebagai seorang kepala negara, bukan hanya kepala pemerintahan. Artinya, kepala negara adalah milik dari semua golongan dan kelompok.

“Itu posisi kepala negara. Dengan catatan yang perlu kita ketahui, Indonesia hari ini dengan pengamatan saya sebagai Ketua Umum NasDem, inflasi politisi tapi defisit negarawan. Itu yang perlu kalian tahu,” tuturnya.

Sebelumnya, Jokowi menyinggung soal kans Prabowo Subianto jika menjadi calon presiden di Pilpres 2024. Dia mengungkit kembali reputasi kemenangan dirinya atas Prabowo di dua pilpres sebelumnya.

“Dua kali di pilpres juga menang. Mohon maaf, Pak Prabowo. Kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo,” kata Jokowi di puncak Peringatan Ulang Tahun Perindo di Jakarta, Senin (7/11).

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.