Koma.id | Jakarta – Pengurus Pusat (PP) Senkom Mitra Polri resmi membuka Turnamen Tenis Meja Nasional IV yang memperebutkan Piala Ketua Umum Senkom Mitra Polri pada Sabtu (31/10). Kejuaraan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 2026 ini digelar di Padepokan Persinas ASAD, Komplek Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur.
Pembukaan turnamen dilakukan secara resmi oleh Ketua PP Senkom Mitra Polri, Teteng Jumara, yang hadir mewakili Ketua Umum Senkom Mitra Polri. Kejuaraan nasional ini diikuti lebih dari 200 atlet tenis meja dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam sambutannya, Teteng menegaskan bahwa kejuaraan ini dirancang bukan sekedar ajang kompetisi mengejar prestasi, melainkan wadah mempererat silaturahmi serta kolaborasi antarpeserta dan organisasi.
“Turnamen ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus kolaborasi. Senkom Mitra Polri akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan positif, terutama yang berkaitan dengan olahraga seperti tenis meja. Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar,sukses,dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Teteng.
Ketua Panitia Pelaksana Eddy Susanto, menjelaskan bahwa gelaran ajang nasional ini telah melalui perjalanan panjang sejak pertama kali diinisiasi pada 14 Januari 2023 di Radio Samhan, Jakarta.
“Alhamdulillah kegiatan ini terus berkembang. Pada kesempatan kali ini, kami bersyukur dapat menghadirkan lebih dari 200 atlet. Ini menunjukkan antusiasme dan semangat kebersamaan yang semakin besar dalam membangun olahraga tenis meja nasional, ” kata Eddy.
Apresiasi tinggi disampaikan Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI). Mewakili Ketua Umum PB PTMSI, Muhammad Ied, dari Bidang Organisasi dan Daerah, menyampaikan terima kasih atas kepedulian Senator Mitra Polri terhadap pembinaan olahraga nasional.
“Melalui kejuaraan seperti ini,kualitas atlet dapat diasah secara nyata sehingga ke depan mampu melahirkan atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia,tutur Muhammad Ied seraya mengingatkan para peserta untuk selalu menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda 2026, penyelenggaraan turnamen ini diharapkan tidak hanya mencetak atlet-atlet berbakat, tetapi juga memperkuat persatuan dan kontribusi positif generasi muda bagi kemajuan bangsa. (A2n)









