Koma.id | Surabaya – Mempersiapkan diri sebelum berangkat ke Tanah Suci bukan hanya soal spiritual, tetapi juga kesehatan. Demi memastikan jemaah calon haji tetap dalam kondisi prima, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya memberikan perhatian khusus bagi jemaah lanjut usia (lansia), mulai dari layanan kesehatan hingga penyediaan menu makanan sehat yang dirancang khusus untuk mereka.
Setibanya di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, para jemaah menjalani pemeriksaan kesehatan dan pembekalan sebelum melanjutkan aktivitas. Usai menjalani prosedur tersebut, mereka menikmati hidangan yang telah disiapkan, lalu beristirahat untuk menjaga stamina.
Namun, ada hal menarik di musim haji tahun ini—para lansia mendapat perhatian lebih dalam hal konsumsi makanan. Tidak hanya bergizi, menu makanan mereka terus berganti setiap kali waktu makan, menghadirkan variasi rasa yang tetap memperhatikan keseimbangan gizi.
Kapolri Hadiri Silaturahmi Akbar Bersama 6.500 Eks Anggota Jama’ah Islamiyah Peringati 81 RI
“Kami sangat bersyukur diberikan perhatian khusus seperti ini. Makanannya enak dan menyehatkan, setiap hari ada variasi menu, jadi tidak bosan,” ujar Eko, salah satu jemaah calon haji.
Di balik sajian lezat ini, ada tangan-tangan terampil para juru masak yang telah mengabdikan diri selama lebih dari 25 tahun di dapur Asrama Haji. Setiap musim haji, mereka tak hanya memastikan rasa makanan tetap enak, tetapi juga memperhatikan standar kebersihan dan kesehatan.
“Kami ingin memastikan jemaah, terutama lansia, mendapatkan makanan terbaik. Bukan hanya soal rasa, tapi juga kandungan gizi dan kebersihannya. Semua menu sudah diuji oleh Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya,” jelas Nurul Maulana, pengawas dapur Asrama Haji.
Tak perlu khawatir soal kenyamanan saat makan, karena PPIH Embarkasi Surabaya juga menyediakan nasi kotak yang bisa diantar langsung ke kamar bagi jemaah yang ingin menikmati makanan dalam suasana lebih tenang.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya panitia untuk memastikan para jemaah, khususnya lansia, dapat menjalankan ibadah dengan kondisi kesehatan yang optimal dan hati yang tenang.









