Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Ragam

Penghulu KUA Mojoanyar Baharudin Viral Telah Minta Maaf

×

Penghulu KUA Mojoanyar Baharudin Viral Telah Minta Maaf

Sebarkan artikel ini
Baharudin Dan Arwani Saling Minta Maaf
Penghulu KUA Mojoanyar Baharudin dan juru kamera Shankara Project Arwani saling meminta maaf.

KOMA.ID, JAKARTA – Penghulu KUA Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur yang sedang viral di media sosial, Baharudin telah meminta maaf secara langsung kepada juru kamera Shankara Project, Arwani.

Permintaan maaf ini setelah dirinya viral di media sosial karena tak terima dan marah-marah dalam prosesi pernikahan yang dilangsungkannya terganggu. Ia merasa tak pantas tukang foto mengatur dirinya sebagai penghulu karena ingin suasana tetap bisa khidmat dan khusyuk.

Silakan gulirkan ke bawah

Setelah viral, ia pun melakukan pertemuan dengan juru kamera dari Shankara Project, Arwani yang sempat ia marah-marahi dalam suasana pada hari Sabtu 10 Oktober 2026 tersebut.

“Saya penghulu KUA Mojoanyar yang sedang viral, saya mohon maaf kepada mas Arwani, saudara saya, memang kurang komunikasi,” kata Baharudin dalam video yang dikutip Senin (12/10/2026).

Ia menyatakan bahwa tidak ada niat sedikit pun untuk menghina Arwani dalam situasi tersebut. Namun ia tetap mengaku bersalah dan siap menjadikan insiden itu sebagai pembelajaran yang sangat berharga baginya.

“Dalam lubuk hati saya tidak ada maksud saya menghina njenengan, cuma saya berjanji ini adalah pengalaman saya yang akan bisa merubah diri saya,” ujarnya

“Sampean adalah guru bagi saya, yang mengingatkan saya untuk bisa berubah melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” sambung Baharudin.

Sekali lagi, sambul memeluk, Baharudin memohon maaf yang sangat tulus kepada Arwani atas peristiwa yang ramai diperbincangkan banyak orang itu. Ia berharap permohonan maaf tersebut dapat diterima dengan baik sehingga persoalan tersebut bisa selesai dalam nuansa kekeluargaan.

“Saya mohon maaf terhadap njenengan nggeh. Ngapuntenne seng uuwakeh saya dengan hati yang lapang, saya minta mohon maaf jenengan, semoga njenengan bisa memaafkan saya,” ucapnya.

Mendapati permohonan maaf dan penyesalan itu, Arwani yang duduk di sampingnya pun memilih untuk ikut meminta maaf jika dirinya pun punya salah terhadap Baharudin.

“Moga kita seduluran sak lawase nggeh,” ucap Baharudin sambil salam komando dengan Arwani.

Respons Kementerian Agama

Kementerian Agama telah merespons viralnya video penghulu KUA Mojoanyar tersebut. Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi menegaskan bahwa setiap layanan kepada masyarakat harus diberikan secara profesional, santun, dan penuh penghormatan serta dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Penegasan ini disampaikan menyusul peristiwa dalam pelayanan akad nikah yang menjadi perhatian publik di media sosial. Lantas ia pun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan keresahan yang dirasakan masyarakat.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan dan keresahan yang timbul. Akad nikah merupakan momen sakral bagi pasangan dan keluarga. Karena itu, pelayanan harus membantu mereka menjalani prosesi dengan tenang, khidmat, dan penuh rasa hormat,” ujar Zayadi di Jakarta, Senin (12/10/2026). 

Zayadi mengatakan, Kemenag menindaklanjuti persoalan tersebut dengan mendengarkan keterangan para pihak dan menelaah kronologi secara menyeluruh. Hasil penelaahan akan menjadi dasar evaluasi pelayanan serta penentuan langkah sesuai ketentuan.

Ia menegaskan bahwa setiap layanan Kementerian Agama memiliki SOP yang wajib dipatuhi oleh seluruh petugas.

“Setiap layanan memiliki SOP yang harus menjadi pedoman. Jika ditemukan dugaan pelanggaran terhadap SOP, akan dilakukan pemeriksaan sesuai ketentuan. Apabila terbukti terjadi pelanggaran, akan ditindaklanjuti dengan pembinaan atau tindakan sesuai dengan tingkat pelanggarannya,” tegas Zayadi.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.