Koma.id- Ketua RT 011 RW 007, Gandaria Utara, Jakarta Selatan, Imam Basori, menghadirkan program pembelajaran bahasa Inggris gratis bagi warga di lingkungannya. Program yang dimulai sejak September 2026 itu menghadirkan pengajar langsung dari Kampung Inggris Pare, Jawa Timur, dengan harapan bahasa Inggris dapat dipelajari masyarakat secara mudah dan menyenangkan.
Imam Basori, yang akrab disapa Ibas, ingin mengembangkan konsep lingkungan berbahasa Inggris seperti Kampung Inggris di Pare. Ia bahkan menargetkan wilayahnya dikenal sebagai “RT Inggris” dengan menjadikan kegiatan belajar sebagai bagian dari aktivitas warga.
“Kalau di sana (Pare) mungkin trademark-nya Kampung Inggris ya. Mungkin kalau di kita RT Inggris,” kata Ibas, Minggu (11/10/2026).
Menurut Ibas, program tersebut dirancang untuk mengubah pandangan masyarakat yang selama ini menganggap bahasa Inggris sebagai pelajaran sulit dan menakutkan. Melalui metode pembelajaran yang santai, warga diharapkan dapat memahami materi tanpa merasa terbebani.
Kegiatan belajar berlangsung setiap sore hingga malam di aula yang berada di tengah permukiman. Kelas sore diperuntukkan bagi anak-anak, sedangkan warga dewasa mengikuti pembelajaran pada malam hari.
Rapor Dua Tahun Prabowo-Gibran Jadi Sorotan, Habib Syakur Minta Publik Berpijak pada Data
Materi pelajaran disesuaikan dengan usia serta kebutuhan peserta. Sebelum kelas dimulai, pengajar terlebih dahulu mengidentifikasi kemampuan dan kebutuhan warga agar metode dan materi yang diberikan lebih tepat sasaran.
“Mungkin ini bagi anak-anak maupun yang orang tua ya, bahasa Inggris itu sesuatu yang masih dianggap sebagai sesuatu yang angker rumit, yang susah untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tapi dengan kita yang kita lakukan seperti ini, mereka fun ya, happy, dengan cara seperti ini mereka enggak tertekan untuk belajar bahasa Inggris,” tutur Ibas.
Program tersebut direncanakan berlangsung selama tiga bulan. Untuk mendukung pelaksanaannya, Ibas memanfaatkan dana operasional bulanan yang diterimanya dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Ia berharap, kegiatan ini dapat memperluas wawasan dan meningkatkan keterampilan warga, terutama mereka yang membutuhkan kemampuan tambahan untuk memasuki dunia kerja. Penguasaan bahasa Inggris dinilai dapat menjadi bekal untuk memperluas kesempatan masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup.
“Penambahan wawasan maupun pengetahuan, knowledge ya, buat masyarakatnya itu sendiri meng-upgrade, saya yakin semuanya bisa mewujudkan Indonesia Emas ya, yang sesuai diimpikan dari pemerintahan kita,” kata dia.








