Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
EkonomiNasional

Pemerintah Kebut Koperasi Merah Putih, DPR Kritisi Ketidakhadiran Budi Arie

×

Pemerintah Kebut Koperasi Merah Putih, DPR Kritisi Ketidakhadiran Budi Arie

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kebut Koperasi Merah Putih, DPR Kritisi Ketidakhadiran Budi Arie
Ketua Umum DPP Projo, Budi Arie Setiadi. (Foto/Istimewa)

Koma.id Pemerintah terus mendorong percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) sebagai langkah strategis melawan praktik rentenir dan pinjaman online (pinjol) yang marak menyandera masyarakat. Targetnya, pembentukan koperasi ini akan tuntas di seluruh wilayah Indonesia pada 12 Juli 2025 dan diluncurkan secara nasional pada Agustus mendatang.

Wakil Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa kehadiran Kopdes Merah Putih menjadi solusi konkret yang dapat memberikan akses pendanaan usaha mikro tanpa harus terjebak pada skema pinjaman mencekik.

Silakan gulirkan ke bawah

Kopdes Merah Putih dirancang untuk bisa menjalankan fungsi simpan pinjam dan pembiayaan mikro, serta diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berdaya saing.

Namun, di tengah proses percepatan tersebut, muncul kritik dari legislatif. Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam, menyesalkan ketidakhadiran Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi dalam rapat kerja bersama Komisi VI.

Ia mengungkapkan bahwa hingga kini, Budi Arie belum pernah memaparkan secara langsung kepada DPR mengenai konsep maupun implementasi Kopdes Merah Putih.

 

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.