Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Headline

Pakar Politik Ungkap NasDem Tak Sepenuhnya Usung Anies Baswedan

×

Pakar Politik Ungkap NasDem Tak Sepenuhnya Usung Anies Baswedan

Sebarkan artikel ini
Anies Baswedan dan Habib Rizieq Shihab.
Anies Baswedan dan Habib Rizieq Shihab. (Foto: Istimewa)

Koma.id Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando EMaS setuju dengan apa yang diutarakan Founder lembaga survei Cyrus Network, Hasan Nasbi bahwa Anies tidak akan berkesempatan menjadi salah satu capres atau cawapres pada pilpres 2024.

“Saya sepakat. Walaupun Anies menjadi salah satu capres yang diputuskan oleh Rakernas Partai Nasdem, namun sepertinya Surya Paloh tidak sepenuh hati akan mengusung Anies sebagai capres melalui Partai Nasdem sehingga harus memunculkan tiga nama capres,” kata Fernando dalam keterangannya pada Jumat (24/6/2022).

Silakan gulirkan ke bawah

Ditegaskan Fernando, figur Gubernur DKI Jakarta itu masih disulit untuk ditawarkan kepada partai politik lain untuk menyamakan persepsi dalam membangun koalisi di pilpres 2024.

“Selain itu, Anies masih sangat sulit ditawarkan pada partai lain kecuali PKS sehingga sulit membangun koalisi.
Kalau Nasdem dan PKS berkoalisi masih kurang karena masih sekitar 18,6% kursi di DPR,” katanya.

Sedangkan, tegas Fernando, jika berharap pada Partai Demokrat, Fernando melihat besar kemungkinan kepemimpinan Partai Demokrat akan beralih pada Moeldoko melalui Keputusan Kasasi di Mahkamah Agung.

“Saya justru melihat lebih terbuka peluang Nasdem berkoalisi dengan PDI Perjuangan mengusung Ganjar dibandingkan mengusung Anies Baswedan berkoalisi dengan partai lain seperti PKS dan Partai Demokrat,” katanya.

Sebelumnya, ounder lembaga survei Cyrus Network, Hasan Nasbi, berani bertaruh mobil Alphard soal Anies Baswedan, diprediksi tak akan mendapat tiket capres 2024, walaupun namanya diusung menjadi capres hasil Rakernas NasDem 2022,

“Taruhan boleh, taruhan Alphard juga boleh,” kata Hasan dalam diskusi yang digelar Total Politik, Kamis (23/6/2022).

Menurutnya, ada 3 dasar yang menjadi prediksinya Anies tak bakal dapat tiket capres. Pertama, tak ada gestur dukungan konkret dari Presiden Jokowi untuk Anies. Dia mengaitkan dengan momen kehadiran Jokowi di ajang balap Formula E Ancol.

Kemudian, Anies sangat melekat dengan politik identitas. Walaupun pernah menang di Pilgub DKI lantaran berkutat dengan politik identitas tersebut. Gaya politik seperti itu sangat berbahaya bagi Indonesia.

“Ada orang yang pernah memanfaatkan politik identitas, tapi kalah, saya rasa dia akan introspeksi. Nah, pertanyaannya adalah ada orang yang pernah memanfaatkan politik identitas, tapi menang, introspeksi nggak kira-kira?” cetus Hasan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.
Londo Ireng Prabowo
Headline

KOMA.ID, JAKARTA – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang…