Koma.id – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat memberikan sanksi kepada SPBU 34.116.12 Meruya Utara, Jakarta Barat, menyusul insiden tercampurnya Pertalite dengan Bio Solar yang menyebabkan sejumlah motor konsumen mogok pada Senin (4/8).
Area Manager Communications, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Susanto August Satria menyatakan, operasional SPBU tersebut dihentikan sementara.
“Sanksi tegas yang diberikan yaitu penghentian kegiatan operasional SPBU tersebut sambil melakukan investigasi. Sanksi tersebut berlaku maksimal selama satu bulan,” ujar Susanto, dalam keterangan, Selasa (5/8).
Diketahui, insiden terjadi akibat kesalahan teknis saat proses pembongkaran BBM.
Tangki timbun Pertalite di SPBU Meruya terkontaminasi sekitar 8.000 kiloliter Bio Solar karena kesalahan pemasangan selang dari mobil tangki. Pertamina sebelumnya telah meminta SPBU menghentikan sementara penyaluran Pertalite dan Bio Solar sejak menerima laporan keluhan dari konsumen.
Roadshow Kebangsaan di Lampung, Ken Setiawan Ungkap Ancaman Paham Ekstrem di Kalangan Anak
Meski demikian, pengelola SPBU telah melakukan penanganan awal terhadap pelanggan yang terdampak. “Keluhan yang diterima, seperti mesin mogok, telah diselesaikan melalui perbaikan kendaraan dan kompensasi pengisian Pertamax kepada konsumen,” kata Susanto.
Ia menambahkan, SPBU Meruya Utara merupakan SPBU yang dikelola oleh Mitra Pertamina.
Pertamina juga menegaskan komitmennya dalam melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan atas sistem distribusi dan pengawasan BBM di seluruh SPBU.
“Kami mengimbau kepada seluruh mitra SPBU untuk selalu menjalankan prosedur operasional secara disiplin dan memastikan keselamatan serta kualitas produk sampai ke tangan konsumen. Kami memohon maaf atas kejadian tersebut dan akan terus memperkuat sistem pengawasan dan kontrol mutu BBM,” ujarnya.
Pertamina juga mengapresiasi masyarakat yang telah proaktif melaporkan kejadian ini dan mengajak publik untuk terus memberikan masukan. Untuk pengaduan dan informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135 atau melalui email ke pcc135@pertamina.com.











