Koma.id – Pemerintah merencanakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak dalam waktu dekat ini.
Penyesuiain harga tersebut untuk BBM bersubisidi jenis pertalite dan biosolar guna mengatasi subsidi yang membebani keuangan negara.
Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Marsudi Syuhud mengemukakan, penyesuaian harga BBM memiliki dua aspek, yakni untuk kebaikan publik atau masyarakat dan negara sendiri.
Rupiah Lesu, IHSG Turun 0,55%
Sasaran dari penyesuaian harga BBM adalah kemaslahatan dan kebaikan bagi rakyat, terutama yang paling membutuhkan.
Sehingga BBM bersubsidi yang selama ini masih banyak digunakan konsumen yang tidak berhak dapat dihindarkan.
“Ini sesuai dengan ajaran agama Islam, yaitu mengutamakan kemaslahatan rakyat banyak,” ucap Marsudi.
Kendati demikian, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting juga belum dapat memastikan kapan akan diberlakukan.
Saat ini, pihaknya juga masih menantikan keputusan tersebut.
“Belum ada info (kenaikan). Prinsipnya kami sebagai operator akan melaksanakan apa yang ditugaskan oleh regulator,” katanya.














