Koma.id – Diksi ‘bajingan tolol’ yang digunakan akademisi Rocky Gerung saat berpidato mengkritik Presiden Joko Widodo di hadapan sejumlah buruh Kota Bekasi beberapa waktu lalu, kasar dan memicu perpecahan di masyarakat.
Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman dalam keterangannya, Selasa (1/8/2023). Pihaknya pun turut menyesalkan adanya pernyataan tersebut.
“Kami menyerukan kepada semua pihak agar menghindari pernyataan provokatif dan cenderung kasar seperti pernyataan Rocky Gerung tersebut. Kita isi ruang publik dengan pernyataan-pernyataan yang teduh dan guyub,” kata Habib.
Habib selanjutnya juga menyangsikan argumentasi Rocky sehingga menyebut Jokowi ‘bajingan tolol’. Wakil Ketua Komisi III DPR itu mengklaim Jokowi merupakan sosok presiden yang berhasil memimpin negeri.
Ia menyebut salah satu contohnya adalah ketika Indonesia tidak ‘tumbang’ pascapandemi virus corona (Covid-19) sejak awal Maret 2020.
“Faktanya Jokowi adalah salah satu Presiden terbaik yang pernah memimpin negeri ini. Dengan kepiawaiannya, kita bisa survive dan bangkit kembali setelah dihantam badai pandemi,” ujarnya.














