Koma.id | Jakarta – Kebakaran besar melanda permukiman padat penduduk di Jalan Batu Ceper, Kebon Pala, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (31/08). Setidaknya ada 114 rumah hangus terbakar, dengan total 310 KK dan 880 jiwa terdampak.
Peristiwa kebakaran dilaporkan ke Command Centre Gulkarmat DKI Jakarta pukul 13.40 WIB. Operasi pemadaman dimulai enam menit kemudian, pukul 13.46 WIB. Api baru dapat dilokalisasi pada pukul 16.17 WIB setelah 27 unit mobil pemadam dan 135 personel dikerahkan.
Kasudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Syarifudin, menjelaskan padatnya hunian membuat api cepat merambat.
“Kendalanya rumah padat hunian, cepat sekali perambatan. Kedua, sumber airnya jauh, jadi kita harus gelar selang cukup jauh,” ujarnya.
Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Mirzal Maulana, memastikan tidak ada korban jiwa.
SP3 Diterbitkan, Kasus Ruben Onsu Ditutup
“Alhamdulillah sampai hari ini belum ada korban jiwa. Pendataan jumlah rumah terbakar masih dilakukan di dua RT, RT 04 dan RT 05 Batuceper,” katanya.
Meski demikian, ratusan warga kehilangan tempat tinggal. Sejumlah korban hanya sempat menyelamatkan dokumen penting atau barang seadanya.
Seorang warga, Deka, mengaku lemas saat mengetahui rumahnya ludes terbakar.
“Kebakaran, Batuceper, rumah habis, ludes sama sekali nggak ada kesisa. Baju nggak kebawa,” ujarnya menirukan percakapan dengan ibunya.
Warga lain, Upi, menceritakan kepanikan saat asap besar muncul. “Saya buru-buru ngungsiin cucu saya dulu. Surat-surat penting aja saya bawa. Rumah tinggal separo, tetangga saya habis semua,” katanya.
Polisi menurunkan tim forensik untuk menyelidiki penyebab kebakaran. “Masih didalami, karena api cepat sekali dan angin kencang. Tim identifikasi standby untuk penyisiran setelah pendinginan,” jelas Mirzal.









