Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaInternasionalRagam

Lalu Lintas Udara Vietnam Melonjak, Jumlah Penumpang Tembus 110 Juta hingga Oktober 2026

×

Lalu Lintas Udara Vietnam Melonjak, Jumlah Penumpang Tembus 110 Juta hingga Oktober 2026

Sebarkan artikel ini
Lalu Lintas Udara Vietnam Melonjak, Jumlah Penumpang Tembus 110 Juta hingga Oktober 2026
Fotografer : Sadewa Sampurno Hadi

Koma.id – Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam (CAAV) mencatat lebih dari 110 juta penumpang melintas di seluruh bandara Vietnam pada periode Januari hingga Oktober 2026. Capaian tersebut melonjak lebih dari 10 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Berdasarkan data CAAV yang dilansir Kantor Berita Vietnam dan diwartakan Xinhua , Kamis (29/10), tren kenaikan lalu lintas udara didorong oleh dimasukkannya rute internasional maupun domestik.

Silakan gulirkan ke bawah

Pergerakan penumpang internasional di bandara Vietnam mencapai angka hampir 43 juta orang, tumbuh lebih dari 11 persen secara tahunan ( year on year /yoy). Sementara itu, sektor penerbangan domestik mencatatkan pertumbuhan lebih dari 9 persen dengan total penjualan mencapai hampir 68 juta penumpang.

Dari total pergerakan tersebut, maskapai penerbangan nasional Vietnam berkontribusi mengangkut lebih dari 50 juta penumpang sepanjang 10 bulan pertama tahun 2026, atau tumbuh 7 persen secara tahunan.

Rinciannya, maskapai domestik Vietnam melayani penerbangan bagi lebih dari 16 juta penumpang internasional (naik 2 persen) dan mengangkut hampir 34 juta penumpang penerbangan domestik (naik lebih dari 9 persen).

Merespons pertumbuhan tersebut, CAAV mendesak jajaran maskapai penerbangan nasional untuk mengkaji serta menyusun rencana strategi pemulihan, pemeliharaan, hingga perluasan jaringan rute domestik.

Langkah ini dinilai krusial guna memperkuat kontribusi transportasi udara terhadap pertumbuhan sosial-ekonomi dan pariwisata, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta memaksimalkan kapasitas infrastruktur penerbangan nasional secara efektif.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.