Koma.id – Anggota Komisi III DPR RI Martin Tumbelaka mendukung langkah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam menginstruksikan jajarannya memberantas peredaran narkotika. Ia menilai, upaya tersebut merupakan langkah penting untuk melindungi masyarakat sekaligus menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba.
Martin mengapresiasi langkah konkret yang dilakukan Suyudi dalam menggerakkan pemberantasan narkotika. Menurutnya, komitmen pimpinan dan ketegasan aparat menjadi faktor penting dalam memutus peredaran barang terlarang tersebut.
“Kita mendukung dan apresiasi. Dengan langkah yang diambil, langkah konkret karena memang pemberantasan narkotika itu bisa dilakukan asalkan pemimpinnya benar-benar tegas,” kata Martin, Minggu (11/10/2026).
Legislator Fraksi Partai Gerindra itu menegaskan, pemberantasan narkoba harus dilakukan secara konsisten dan tidak hanya menyasar pelaku di luar institusi kepolisian. Menurutnya, setiap anggota yang terlibat penyalahgunaan kewenangan juga harus ditindak secara adil.
“Tegas ke luar, ke internal juga harus tegas. Ketegasan Kapolri itu dibutuhkan untuk upaya pembersihan narkoba dari Indonesia,” ujarnya.
Kapolri Suyudi Kembali Rombak 199 Personel Polri, Kakorlantas hingga Wakabaintelkam Diganti
Martin mengatakan, Komisi III DPR mendukung langkah Suyudi yang dinilai mulai merealisasikan komitmennya dalam pemberantasan narkotika setelah mendapat kepercayaan memimpin Polri.
Ia mengungkapkan, saat bertemu dengan Komisi III DPR, Suyudi sempat meminta waktu satu hingga dua minggu untuk membersihkan peredaran narkoba. Martin menilai langkah yang kemudian dilakukan Kapolri tersebut menunjukkan tindak lanjut atas komitmen yang disampaikan kepada parlemen.
“Jadi saya, Komisi III kami mendukung, mengapresiasi langkah-langkah yang diambil oleh Kapolri. Pemberantasan narkotika ini langkah penyelamatan generasi muda,” kata Martin.
“Di saat bertemu dengan Komisi III DPR, dia sampaikan bahwa ‘Kasih waktu saya satu, dua minggu ke depan saya akan bersihkan narkoba’. Nah, ternyata dia buat. Nah, saya apresiasi dengan langkah, komitmen beliau ini,” sambungnya.
Polri Gelar Operasi Pemberantasan Narkoba
Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar operasi pemberantasan narkoba di sejumlah wilayah pada Jumat (9/10/2026).
Operasi tersebut dipimpin Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Kristian Siagian dan Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Bismo Teguh Prakoso. Petugas melakukan penggerebekan di sejumlah lokasi yang menjadi sasaran operasi dan mengamankan sejumlah barang bukti.
Langkah lintas instansi tersebut menjadi bagian dari upaya penindakan terhadap peredaran narkotika yang membutuhkan koordinasi antarlembaga.
Dukungan Martin terhadap langkah Kapolri juga menegaskan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan pemberantasan narkoba, baik dalam penindakan terhadap jaringan peredaran maupun dalam memastikan aparat penegak hukum menjalankan tugas secara profesional.
Menurut Martin, pemberantasan narkotika tidak boleh berhenti pada operasi sesaat. Ketegasan dan konsistensi penegakan hukum diperlukan agar peredaran narkoba dapat ditekan serta masyarakat, khususnya generasi muda, terlindungi dari dampak penyalahgunaan narkotika.








