Koma.id– Presiden Joko Widodo memanggil Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas ke istana di tengah dinamika panas seputar Panitia Khusus (Pansus) Penyelenggaraan Haji DPR RI. Langkah ini dilakukan saat kontroversi pembentukan Pansus Angket Haji oleh DPR RI semakin memanas, yang menurut banyak pihak, sarat dengan muatan politis.
Pengasuh Pondok Pesantren Alinarah Buntet Cirebon, KH Adib Rofiuddin Izza, menilai bahwa pembentukan Pansus ini lebih bermotif politik daripada kepentingan penyelenggaraan ibadah haji. Menurutnya, penyelenggaraan ibadah haji 2024 secara umum telah berjalan sukses, sehingga langkah DPR RI ini menimbulkan tanda tanya besar.
Senada dengan Kiai Adib, Pengamat Politik dan Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul juga mencurigai adanya agenda politik di balik pembentukan Pansus ini. Ia menyebut bahwa langkah DPR RI ini terkesan tidak murni untuk perbaikan penyelenggaraan haji, melainkan lebih kepada permainan politik yang mengorbankan kepentingan umat.
Ledakan Pasar Cimanggis Diduga Berasal dari Tabung LPG, Delapan Korban Dilarikan ke Rumah Sakit








