Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Ekonomi

Jelang Nataru, Presiden Prabowo Instruksikan Pengendalian Harga Pangan

×

Jelang Nataru, Presiden Prabowo Instruksikan Pengendalian Harga Pangan

Sebarkan artikel ini
Jelang Nataru, Presiden Prabowo Instruksikan Pengendalian Harga Pangan
Presiden Prabowo Subianto perintahkan jajarannya untuk jaga stabilitas harga dan pasokan pangan pokok menjelang Nataru. (Foto/BPMI Setpres)

Koma.id Presiden Prabowo Subianto memerintahkan kementerian dan lembaga terkait untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan pokok menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Instruksi tersebut disampaikan menyusul potensi peningkatan permintaan akibat tingginya mobilitas masyarakat pada akhir tahun.

Langkah ini menegaskan prioritas pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mencegah terjadinya lonjakan inflasi musiman yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan dan libur panjang.

Silakan gulirkan ke bawah

Harga Pangan Bergerak Beragam

Sementara itu, perkembangan harga pangan nasional menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia, Rabu (17/12) pukul 17.30 WIB, sejumlah komoditas hortikultura tercatat mengalami penurunan harga, sementara komoditas protein hewani justru menunjukkan tren kenaikan.

Pada kelompok cabai, harga cabai rawit merah mengalami penurunan cukup signifikan menjadi Rp77.400 per kilogram, atau turun 4,21 persen dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan juga tercatat pada cabai merah besar yang berada di kisaran Rp57.050 per kilogram, serta cabai merah keriting di level Rp62.400 per kilogram.

Penurunan harga cabai ini dinilai sebagai dampak dari pasokan yang relatif terjaga dari sentra produksi, meskipun distribusi tetap dipantau mengingat potensi gangguan cuaca dan lonjakan permintaan menjelang libur akhir tahun.

Protein Hewani Cenderung Naik

Berbeda dengan komoditas hortikultura, harga protein hewani justru menunjukkan kecenderungan meningkat. Kenaikan ini sejalan dengan meningkatnya konsumsi masyarakat menjelang perayaan Nataru, terutama untuk kebutuhan rumah tangga dan sektor jasa makanan.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, dan Badan Pangan Nasional terus memantau pergerakan harga di pasar tradisional maupun modern, serta menyiapkan langkah antisipasi berupa penguatan distribusi dan operasi pasar bila diperlukan.

Jaga Inflasi dan Daya Beli

Pemerintah menegaskan stabilitas harga pangan menjadi salah satu kunci pengendalian inflasi, khususnya pada momentum akhir tahun. Koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah diminta diperkuat untuk memastikan ketersediaan stok serta kelancaran distribusi pangan di seluruh wilayah.

Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap gejolak harga pangan dapat ditekan sehingga masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok secara terjangkau selama periode libur Natal dan Tahun Baru.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.