Koma.id – Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, meyakini Gerakan Rakyat akan transformasi menjadi partai politik (parpol) jelang Pemilu 2029.
Menurut Jamiluddin, terbentuknya Partai Nasdem, juga bermula dari ormas. Di mana, ormas Nasdem, salah satu pendirinya adalah Anies.
Sehingga, dia pun meyakini bahwa ormas tersebut nantinya juga akan berubah menjadi parpol.
“Karena itu, pembentukan ormas Gerakan Rakyat bisa jadi mengikuti model pembentukan ormas Nasdem yang kemudian berubah menjadi partai politik,” kata Jamiluddin, dilansir Kompas.com.
Perkiraan itu juga semakin kuat mengingat Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, merupakan juru bicara Anies.
Puan Tegaskan Siap Temui Peserta Demo di DPR
Selain itu, Jamiluddin mengatakan bahwa ormas ini juga berawal dari relawan Anies.
“Jadi, Gerakan Rakyat tampaknya memang disiapkan untuk menjadi partai politik. Partai ini bisa jadi akan menjadi kendaraan Anies untuk maju pada Pilpres 2029,” katanya.
Jamiluddin menilai sangat mungkin Ormas Gerakan Rakyat ini berubah menjadi parpol dan menjadi kendaraan politik Anies di Pilpres 2029.
Apalagi, sekarang ini juga telah dihapus ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold untuk Pilpres 2029.
“Jadi, Anies dan relawannya tampaknya tidak mau mengulang gagalnya Anies maju pada Pilkada Jakarta 2024.”
“Dengan memiliki partai, Anies dan relawannya meyakini tidak ada lagi kendala untuk mengusung sosok perubahan tersebut pada Pilpres 2029,” pungkas dia.
Sementara itu, mengenai hal ini, Sahrin belum bisa memastikan apakah ormas yang dipimpinnya itu akan beralih menjadi partai politik atau tidak.
Pasalnya, saat ini, pihaknya mengaku masih fokus membangun Ormas Gerakan Rakyat tersebut.
“Belum (arah ke parpol). Kita baru menjadi organisasi kemasyarakatan. Kita fokus membangun organisasi kemasyarakatan ini dulu,” kata Sahrin saat ditemui usai deklarasi Ormas Gerakan Rakyat, di Kawasan Cilandak, Jakarta, Kamis.
“Kita masih konsolidasi gerakan rakyat sebagai organisasi kemasyarakatan,” ucap dia.
Sahrin pun mengatakan, Gerakan Rakyat akan berfokus pada pendidikan politik untuk rakyat.
Ke depannya, ormas ini berencana mendirikan sekolah politik kerakyatan atau mereka singkat sebagai Spartan.
“Kita akan mendirikan sekolah politik kerakyatan yang disingkat dengan Spartan, yang akan menjadi ruang edukasi politik bagi masyarakat di seluruh daerah,” tutur Sahrin.








