Koma.id – Warga Desa Boru, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) panik saat Gunung Lewotobi Laki-laki meletus dengan dahsyat pada Senin (7/7) malam. Desa ini terletak sekitar 8 kilometer dari pusat erupsi.
Dalam video yang beredar, terlihat warga berlarian dan berteriak ketakutan setelah mendengar suara ledakan yang sangat keras. Beberapa di antara mereka segera meninggalkan kampung halaman menuju Kabupaten Sikka menggunakan kendaraan pribadi dan angkutan umum.
“Tuhan tolong, selamatkan kami. Ledakannya sangat kuat,” ujar salah seorang warga yang terlihat panik.
Sebelumnya, Gunung Lewotobi Laki-laki kembali meletus pada pukul 19.32 Wita. Kepala Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef Mboro, melaporkan bahwa erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 47.3 mm dan durasi sekitar 1 menit 57 detik.
Tinggi kolom abu yang teramati mencapai 13.000 meter, atau 13 kilometer, di atas puncak gunung yang memiliki ketinggian sekitar 14.584 meter di atas permukaan laut. Kolom abu yang teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal, condong ke arah barat dan barat laut.
Gempa Susulan di NTT Capai 7.492 Kejadian
“Erupsi disertai suara dentuman dan gemuruh kuat terdengar di Pos PGA Lewotobi Laki-laki,” kata Herman.














