Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaNasionalPolitik

Dokter Tifa Minta Bareskrim Usut Asal-Usul Koran yang Ditampilkan Terkait Kasus Ijazah Jokowi

×

Dokter Tifa Minta Bareskrim Usut Asal-Usul Koran yang Ditampilkan Terkait Kasus Ijazah Jokowi

Sebarkan artikel ini
dokter tifa
Dokter Tifauziyah Tyassuma.

Koma.idPegiat media sosial Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa, kembali mengkritisi paparan Bareskrim Polri terkait penanganan laporan dugaan ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia menyoroti sejumlah detail yang dinilai memunculkan pertanyaan dan menekankan perlunya pencermatan terbuka oleh publik.

Silakan gulirkan ke bawah

Melalui unggahan di platform X (Twitter) pada Jumat (26/5/2025), dokter Tifa mengulas materi presentasi Bareskrim yang memuat informasi status penerimaan mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1980. Dalam paparan itu, Jokowi disebut tercatat diterima melalui jalur Sarjana Muda (SM).

Menurut dokter Tifa, informasi tersebut dinilai tidak sejalan dengan pengumuman penerimaan mahasiswa yang dimuat di salah satu surat kabar cetak nasional asal Yogyakarta pada periode yang sama. Ia menyoroti adanya perbedaan antara data akademik yang disampaikan aparat penegak hukum dengan arsip potongan koran dalam presentasi Bareskrim.

Ia mempertanyakan maksud penayangan arsip tersebut, yang menurutnya justru dapat dibaca sebagai indikasi keraguan internal terhadap dokumen yang dipaparkan.

Dokter Tifa menegaskan bahwa pandangannya masih bersifat dugaan dan belum dapat ditarik sebagai kesimpulan hukum. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menafsirkan setiap informasi yang disampaikan kepada publik.

Lebih lanjut, ia mempertanyakan apakah paparan Bareskrim dapat dimaknai sebagai sinyal perlunya penelitian lanjutan. Dokter Tifa menyatakan, jika kajian lanjutan diperlukan, dirinya bersama Roy Suryo dan Rismon Sianipar siap melakukan penelaahan mendalam terhadap sekitar 709 dokumen yang disebut terkait dengan perkara tersebut.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.