Koma.id, MALANG – Manajemen Arema FC menyampaikan, timnya telah bersiap untuk kembali bermain di Stadion Kanjuruhan Malang.
Rencananya, pada akhir 2024 ini atau awal tahun 2025 nanti, Singo Edan sudah bisa memakai stadion yang kini masih dalam proses renovasi itu.
Polri Gandeng Masyarakat Amankan MotoGP Mandalika 2026, Pengamanan Diperketat Hingga Hari Terakhir
Sebagai klub yang turut terdampak langsung dengan Tragedi Kanjuruhan, Arema FC berkomitmen untuk terus berbenah dan belajar dari peristiwa pahit tersebut.
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Mereka menyadari, seluruh komponen sepak bola, termasuk klub, memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan dan keselamatan penonton.
Dengan kembali ber-homebase di Stadion Kanjuruhan, Arema FC siap untuk bersinergi dengan pihak lain dalam menerapkan standar keamanan yang lebih baik.
Sengit! Santri dan Warga Bekasi Padati Nobar Indonesia vs Thailand di Ponpes Sya’airullah
“Kami mengajak semua pihak, termasuk keluarga korban, Aremania, pemerintah, federasi, dan operator liga, untuk bersatu dan berkomitmen dalam menciptakan lingkungan sepak bola yang aman dan nyaman,” kata General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, Rabu (2/10/2024).
“Kolaborasi yang erat adalah kunci untuk mencegah terulangnya tragedi serupa,” tambahnya.
Kembalinya Arema FC ke Stadion Kanjuruhan, lanjut Yusrinal Fitriandi, akan menjadi tonggak sejarah baru.
Arema FC akan memanfaatkan momentum ini untuk menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia telah berubah menjadi lebih baik.
Saat ini, Dendi Santoso dan kawan-kawan masih menggunakan Stadion Soepriadi Blitar sebagai homebase sementara.
Sudah ada dua pertandingan yang telah mereka jalani pada kompetisi Liga 1 2024/2025.
Masih kurang empat hingga lima pertandingan lagi bagi Singo Edan untuk menggunakan stadion yang menjadi kebanggaan warga Blitar itu.
Kini rumput Stadion Soepriadi Blitar sedang dalam proses perbaikan.
Perbaikan ini dilakukan setelah pihak LIB memberikan teguran terkait kondisi lapangan Stadion Soepriadi yang dinilai kurang memenuhi standar kompetisi.
Biaya perbaikan rumput Stadion Soepriadi Blitar akan ditanggung sepenuhnya oleh Arema FC.
Proses perbaikan pun telah dilakukan sejak akhir Agustus 2024 kemarin.
Diprediksi, Arema FC sudah bisa menggunakan Stadion Soepriadi Blitar saat bertemu Malut United pada 19 Oktober 2024 mendatang.
“Dengan adanya perbaikan ini, kualitas pertandingan kandang Arema FC dapat semakin meningkat dan memberikan kenyamanan bagi para pemain maupun penonton,” tandasnya.














