Koma.id – Pengamat politik asal UIN Syarief Hidayatullah, Adi Prayitno mendesak agar KPU dan Bawaslu bersikap tegas agar isu politik identitas tidak mewarnai helatan pemilu 2024.
Salah satu dampak paling nyata dari kebrulatan politik identitas yakni terjadinya kasus pengeroyokan terhadap Ade Armando.
Klaim Batalyon Teritorial Buat Tekan Begal, Netizen ke Menhan Sjafrie: “ Woi Bukan Tugasnya Pak”
“KPU dan Bawaslu harus tegas kepada siapapun pihak-pihak yang mencoba untuk menjadikan isu identitas insentif untuk memenangkan pertandingan,” kata Adi dikutip dari YouTube Metrotvnews, Sabtu (8/10/2022).
Pihaknya juga mengingatkan agar elit politik nasional jangan lagi mengusung kontestan hanya karena pertimbangan politik identitas.
“Pesan daripada level elit politik, jangan ada kontestan elit politik pada relawan dan tim sukses yang mencoba untuk terus mengunyah-ngunyah identitas agama, hanya demi untuk mendapatkan insentif politik,” kata Adi lagi.
Sebelumnya, Presiden Jokowi mewanti-wanti agar jangan ada masyarakat yang terprovokasi isu politik identitas di gelaran pemilu 2024. Jokowi menekankan agar KPU pentingnya pendidikan politik kepada masyarakat.













