Koma.id – Komnas HAM membantah spekulasi bahwa Brigadir J tewas dibunuh dalam perjalanan Magelang-Jakarta. Adapun dugaan itu dihembuskan oleh kuasa hukum keluarga almarhum.
Alasan Komnas HAM, tak yakin dengan spekulasi itu lantaran sebelum ditembak korban bersama ajudan Jenderal Sambo yang lain berada di Jakarta dalam situasi psikologis yang riang alias penuh canda tawa.
Fernando Emas Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judi Online Internasional yang Libatkan 321 WNA
“Itu ngobrol nyantai begini dan tertawa-tawa. Siapa yang tertawa? Termasuk J. Jadi kalau ini seolah-olah dibunuh dengan tertawa-tawa antara Magelang dan Jakarta, itu salah,” Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, di Jakarta, Rabu (27/7/2022).
Sebelumnya, sebanyak lima ajudan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo mendatangi Komnas HAM guna diperiksa terkait pengusutan kasus kematian Brigadir J.
Kelimanya datang sekitar pukul 10.00 WIB. Lalu Bharada E yang disebut sebagai pelaku penembakan Brigadir J menyusul beberapa waktu kemudian.
Dari keterangan sejumlah ajudan Ferdy Sambo, mereka mengaku sehari sebelum peristiwa baku tembak terjadi, suasana di antara mereka penuh dengan canda tawa.













