Koma.id – Fernando EMaS, Direktur Rumah Politik Indonesia (RPI), menilai sampai saat ini tidak ada potensi kejadian di Sri Lanka akan terjadi di Indonesia.
“Tidak ada alasan yang kuat buat para oposisi dan rakyat bergerak untuk menjatuhkan pemerintahan Jokowi,” kata Fernando, Kamis (14/7/2022).
“Kalaupun ada upaya untuk mengganggu stabilitas negara dan kepemimpinan Jokowi, dilakukan oleh orang-orang yang haus kekuasaan,” sambungnya.
Kapolri Tanggapi Seruan Reformasi Jilid II, Minta Mahasiswa Sampaikan Aspirasi Secara Tertib
Ditegaskan Fernando, pemerintahan Jokowi saat ini sangat solid dan kuat dalam menghadapi potensi-potensi ancaman yang ingin mengganggu stabilitas negara dan juga mengganggu kepemimpinan Jokowi.
“Tim ekonomi yang mumpuni seperti Sri Mulyani akan mampu membawa Indonesia lepas dari hantaman krisis ekonomi yang melanda beberapa negara dan mengancam seluruh dunia,” katanya.
Jokowi, tegas Fernando, akan mampu mengakhiri kepemimpinannya sampai tahun 2024 dengan baik dan membawa Indonesia untuk tetap lepas dari krisis ekonomi.
“Hanya saja, Jokowi dan para pembantunya untuk tetap waspada terhadap kelompok-kelompok yang selama ini selalu berupaya merongrong kekuasaannya dan juga mengganggu stabilitas negara,” katanya.
“Diharapkan akan terus menjaga ketersediaan kebutuhan masyarakat yang rawan dimanfaatkan untuk membuat ricuh di masyarakat,” pungkasnya.







