Koma.id – Para pemimpinan dunia yang tergabung dalam Gerakan Non Blok harusnya mengikuti upaya Presiden Indonesia, Joko Widodo menyudahi konflik Ukraina-Rusia dengan datang ke sana secara langsung membawa misi damai.
Mengingat dampak dari konflik bersenjata kedua negara tersebut sangat terasa bagi hidup warga dunia. Mulai dari terjadinya kelangkaan pangan, energi, hingga komoditas lainnya.
“Efek domino perang Rusia-Ukraina sangat terasa bagi kelangsungan hidup warga dunia. Mulai dari ancaman kelangkaan pangan, BBM, dan lain-lain,” kata Wakil Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA), Alif Kamal di Jakarta, Rabu (29/6/2022).
Heboh! Investasi Bodong Koperasi BLN Putar Dana Rp4,6 Triliun, 41 Ribu Nasabah Jadi Korban
Alif menekankan, harusnya publik mendukung penuh misi perdamaian yang diusung oleh Presiden Jokowi. Pasalnya yang dilakukan itu, demi mempertahankan kelangsungan hidup orang banyak.
“Tak cukup hanya seruan, tindakan nyata untuk mendamaikan kedua belah pihak harus dilakukan,” ucapnya.
Diketahui Presiden Jokowi mengunjungi Kyiv Ukraina dan Rusia dalam rangkaian lawatan Eropa. Jokowi membawa misi perdamaian agar Rusia dan Ukraina segera menghentikan perang.
Jokowi bertolak menuju Eropa dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, menggunakan Pesawat Garuda Indonesia (GIA-1) sekitar pukul 10.36 WIB, Minggu (26/6/2022). Jokowi dan rombongan menggunakan Pesawat Garuda Indonesia (GIA-1).













