Koma.id | Bogor – Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Rapat tersebut digelar menjelang peringatan dua tahun pemerintahan Prabowo yang akan jatuh pada 20 Oktober 2026.
Sidang kabinet dihadiri para menteri, wakil menteri, kepala badan, serta sejumlah pejabat tinggi negara. Mereka mulai berdatangan ke kompleks Istana Bogor sejak pukul 18.30 WIB melalui Pintu 3, sebelum rapat dimulai pukul 19.00 WIB. Jumat (16/10) malam.
Agenda utama rapat disebut berkaitan dengan evaluasi, monitoring, dan pengendalian pelaksanaan program prioritas pemerintah yang tertuang dalam Asta Cita Presiden.
GEMA Hanura: Reformasi Pemilu Jangan Abaikan Jutaan Suara Rakyat yang Kehilangan Representasi
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan jajaran kabinet akan terus meningkatkan kinerja untuk memenuhi harapan masyarakat.
“Ya, kita bekerja lebih keras lagi bagi rakyat Indonesia,” ujar Maruarar kepada wartawan sebelum mengikuti rapat.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria juga hadir memenuhi undangan Presiden. Namun, ia belum bersedia menjelaskan agenda rinci yang akan dibahas dalam sidang kabinet tersebut.
“Kita memenuhi undangan Pak Presiden pada malam ini. Saya yakin pasti ada agenda penting. Nanti akan disampaikan setelah selesai,” kata Arif.
Selain itu, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, hingga Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak turut hadir dalam rapat.
Sejumlah wakil menteri yang tampak mengikuti sidang kabinet antara lain Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Ferry Noor, Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, Wakil Menteri Pertahanan Yusuf Jauhari, serta Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah.
Turut hadir pula Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad serta Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.
Sebelumnya, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menjelaskan rapat kabinet tersebut merupakan agenda rutin pemerintah untuk memastikan pelaksanaan program prioritas berjalan sesuai target.
“Agenda rutin saja. Tentang monitoring dan pengendalian implementasi program-program Asta Cita Presiden di masing-masing kementerian sesuai tugas pokok dan fungsinya,” ujar Viva Yoga.
Sidang Kabinet Paripurna ini menjadi salah satu forum evaluasi kinerja pemerintah menjelang dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.









