Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Polda Metro Siagakan 3.983 Personel Kawal Aksi BEM SI di DPR RI

×

Polda Metro Siagakan 3.983 Personel Kawal Aksi BEM SI di DPR RI

Sebarkan artikel ini
Kabid Humas Polda Metro Budi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. (Foto / Istimewa)

Koma.id – Polda Metro Jaya menyiagakan 3.983 personel gabungan untuk mengamankan aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Senin (5/10/2026).

Ribuan personel tersebut berasal dari unsur Polri, TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta petugas pengamanan dalam (Pamdal).

Silakan gulirkan ke bawah

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, dari total 3.983 personel, sebanyak 3.219 merupakan anggota Polri.

Selain itu, terdapat 255 personel TNI, 109 personel Pemda DKI Jakarta, serta 400 personel pengamanan dalam.

“Pelayanan dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman dan tertib, sekaligus menjaga aktivitas warga lainnya tetap berjalan,” kata Budi dalam keterangannya, Senin (5/10/2026).

Personel gabungan tersebut ditempatkan dengan menyesuaikan karakter, lokasi, serta kebutuhan masing-masing kegiatan. Pengamanan tidak hanya dilakukan di titik aksi, tetapi juga mencakup jalur pergerakan massa dan sejumlah kawasan strategis.

Polisi juga menyiapkan personel untuk mengatur lalu lintas di sekitar Gedung DPR/MPR, terutama di ruas Jalan Gatot Subroto dan sejumlah jalan yang berpotensi terdampak pergerakan massa.

Budi mengatakan rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional. Artinya, pengaturan dan pengalihan arus akan menyesuaikan kondisi lalu lintas serta perkembangan jumlah massa di lapangan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Akhmadi mengatakan pengamanan aksi BEM SI di depan Gedung DPR/MPR melibatkan unsur TNI, Polri, Pemda dan Pamdal dengan total 3.983 personel.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan beraktivitas melintasi kawasan tersebut untuk berhati-hati dan mencari rute alternatif untuk menghindari kemacetan selama aksi berlangsung,” ujar Akhmadi.

Aksi BEM SI dijadwalkan berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI pada Senin (5/10). Massa mahasiswa membawa sejumlah tuntutan terkait sektor pendidikan.

Di antaranya mendesak pembahasan dan revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) secara partisipatif dan komprehensif, mendorong pendidikan gratis, peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan, serta menjamin keberlanjutan perguruan tinggi swasta dalam kebijakan pendidikan tinggi gratis.

Kepolisian mengimbau peserta aksi menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Di sisi lain, masyarakat yang hendak melintas di kawasan Gedung DPR/MPR diminta mengantisipasi kepadatan dan mempertimbangkan jalur alternatif selama aksi berlangsung.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.