Koma.id – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor mendukung Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Ketua Umum PP GP Ansor Addin Jauharudin menilai pengalaman dan rekam jejak Suyudi menjadi modal untuk memimpin Polri.
“Kita mendukung penuh beliau untuk Kapolri yang baru. Nah, kemudian yang kedua, ya karena memang juga kepangkatan dan prestasi beliau juga cemerlang. Jadi, beliau juga seorang yang komunikatif, yang humble,” kata Addin kepada wartawan, Sabtu (3/10/2026).
Addin berharap kepemimpinan Suyudi dapat mendorong Polri semakin dekat dengan masyarakat. Dia juga berharap pendekatan tersebut dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Menurut Addin, sosok Kapolri yang komunikatif dan dekat dengan masyarakat dibutuhkan untuk membangun hubungan yang lebih baik antara Polri dan masyarakat.
“Jadi kita berharap memang dengan tema yang baru mendekatkan diri pada masyarakat, ini betul-betul beliau-beliau ini menjadi apa ya, menjadi Polri yang dicintai oleh masyarakat,” ujarnya.
Suyudi sebelumnya resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Dalam pelantikan tersebut, Suyudi mendapat kenaikan pangkat dari Komisaris Jenderal menjadi Jenderal Polisi.
Suyudi menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang diberhentikan dari jabatan Kapolri. Pada kesempatan yang sama, Prabowo juga melantik Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Dedi Prasetyo.
Sebelum menjadi Kapolri, Suyudi memiliki pengalaman panjang di lingkungan Polri, terutama di bidang reserse. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 itu pernah menjabat Kapolsek Pasar Minggu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kapolres Metro Jakarta Pusat, hingga Dirreskrimum Polda Metro Jaya.
Suyudi juga pernah menduduki sejumlah jabatan di Bareskrim Polri, termasuk Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus dan Wakil Direktur Tindak Pidana Siber. Pada 2023, dia dipercaya menjadi Wakapolda Metro Jaya sebelum diangkat sebagai Kapolda Banten pada 2024.
Sebelum ditunjuk sebagai Kapolri, Suyudi menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak 25 Agustus 2025.
Suyudi kemudian ditunjuk Presiden Prabowo sebagai calon Kapolri melalui Surat Presiden Nomor R-57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026. Komisi III DPR melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Suyudi pada 1 Oktober 2026 dan menyetujuinya secara aklamasi. Persetujuan tersebut kemudian dibawa ke rapat paripurna DPR dan disetujui seluruh anggota dewan.
Setelah dilantik, Suyudi menjadi Kapolri ke-15 dan memimpin Polri dalam periode pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.








