Koma.id | Jakarta – Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan Dudung Abdurachman setelah resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Pelantikan dijadwalkan berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (01/10).
Kepastian itu disampaikan langsung oleh Listyo Sigit saat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan dengan mengenakan seragam dinas Polri lengkap. Mantan Kapolri tersebut mengaku mendapat informasi bahwa dirinya akan mengemban tugas baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
“Ya katanya, ini saya akan dilantik menjadi KSP. Tapi nanti jelasnya pada saat selesai dilantik,” ujar Listyo kepada wartawan.
Saat ditanya lebih lanjut mengenai kepastian jabatan barunya, Listyo berharap informasi tersebut sesuai dengan agenda yang telah disiapkan pemerintah.
“Iya insya Allah mudah-mudahan enggak keliru,” katanya.
Listyo menilai penunjukan sebagai Kepala Staf Kepresidenan merupakan sebuah kehormatan dan kesempatan untuk melanjutkan pengabdian kepada negara setelah hampir enam tahun memimpin Korps Bhayangkara.
“Itu kehormatan buat kita untuk bisa memberikan pengabdian yang terbaik buat bangsa,” ujarnya.
Sebelumnya, DPR RI dalam rapat paripurna resmi menyetujui pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri. Pada saat yang sama, DPR juga menyetujui usulan Presiden Prabowo Subianto untuk mengangkat Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri yang baru.
Persetujuan tersebut diberikan setelah Presiden mengirimkan Surat Presiden Nomor R57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 yang mengusulkan Suyudi sebagai calon tunggal Kapolri.
“Dapat disetujui?” tanya Ketua DPR RI Puan Maharani dalam rapat paripurna yang kemudian dijawab setuju oleh anggota dewan.
Tak lama setelah Listyo tiba di Istana, Komjen Pol Suyudi Ario Seto juga terlihat hadir untuk mengikuti rangkaian pelantikan. Suyudi akan menggantikan Listyo yang telah menjabat Kapolri sejak 27 Januari 2021 pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Pergantian ini menandai berakhirnya masa kepemimpinan Listyo Sigit Prabowo di Polri setelah kurang lebih lima tahun delapan bulan memimpin institusi tersebut. Sementara itu, penunjukannya sebagai Kepala Staf Kepresidenan menjadi bagian dari penyegaran posisi strategis di lingkungan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.









