Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Kapolda Lampung Apresiasi Film Ageman, Harap Jadi Edukasi Generasi Muda Sikapi Perbedaan

×

Kapolda Lampung Apresiasi Film Ageman, Harap Jadi Edukasi Generasi Muda Sikapi Perbedaan

Sebarkan artikel ini
Img 20260925 Wa0014

Koma.id, Lampung – Karya sinema edukatif bertajuk Ageman terbitan rumah produksi lokal BLB Film Production kembali mendapat dukungan dari jajaran kepolisian.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap film yang mengusung misi toleransi, keberagaman, serta penguatan wawasan kebangsaan tersebut.

Silakan gulirkan ke bawah

Menurut Irjen Pol Helfi Assegaf, film Ageman menyajikan narasi yang sangat lengkap. Tidak hanya berfokus pada isu hubungan antarumat beragama dan pentingnya toleransi, karya ini juga secara apik mengangkat kekayaan nilai serta kultur budaya lokal Lampung.

Ia berharap kehadiran film ini dapat menjadi sarana edukasi efektif bagi generasi muda dalam merawat kebinekaan dan menyikapi perbedaan secara bijak.

“Selamat dan sukses untuk tim kru serta jajaran pemeran film Ageman. Semoga karya sinema ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” ujar Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf.

Sutradara Film Ageman, Jasper Lance, menjelaskan bahwa alur cerita film ini diangkat dari kisah nyata perjalanan hidup Ken Setiawan seorang mantan aktivis gerakan radikal yang kini telah insyaf dan mendedikasikan hidupnya untuk mengampanyekan moderasi beragama serta pencegahan paham radikalisme dan terorisme.

Jasper mengaku bersyukur atas respons positif dan sokongan moral dari berbagai kalangan, termasuk keterlibatan langsung para tokoh daerah sebagai jajaran talenta dalam pembuatan film tersebut.

“Saya sangat bersyukur film ini mendapat sokongan moral dan keterlibatan langsung dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari pejabat Pemprov Lampung, akademisi, tokoh budaya, hingga tokoh lintas agama yang ikut berperan aktif sebagai bagian dari talenta film guna menyuarakan pesan damai,” kata Jasper.

Melalui potret perjalanan hidup Ken Setiawan yang menyentuh, film ini diproyeksikan menjadi media edukasi yang mampu memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya berpikir kritis dan menjaga kerukunan nasional.

Senada dengan hal tersebut, Produser Eksekutif Film Ageman sekaligus Ketua FKPT Provinsi Lampung, Dr. M. Firsada, menegaskan bahwa pesan inklusif dalam sinema ini ditujukan untuk merangkul seluruh lapisan masyarakat.

“Film ini sangat layak ditonton oleh masyarakat luas agar kita semakin menyadari pentingnya menjaga kerukunan dan saling menghargai di tengah perbedaan.

Harapannya, Indonesia tetap damai dan kondusif tanpa ada lagi celah bagi potensi intoleransi maupun radikalisme,” pungkas Firsada

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.