Koma.id, JAKARTA — Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) kembali menggelar penganugerahan Kompolnas Awards 2026. Tahun ini, penghargaan tidak hanya diberikan kepada satuan kerja di lingkungan Polri, tetapi juga kepada personel yang dinilai menunjukkan kinerja dan kontribusi terbaik di lapangan.
Ketua Kompolnas sekaligus Menko Polkam, Djamari Chaniago, mengatakan penghargaan diberikan mulai dari tingkat Mabes Polri, Polda, Polres, hingga Polsek. Sementara untuk kategori perseorangan, penghargaan diberikan kepada anggota yang bertugas di berbagai wilayah, termasuk personel yang menjalankan misi perdamaian di luar negeri.
ESDM Bantah Kabar Pertalite Naik Jadi Rp13.500 per Liter, Tegaskan Informasi di Medsos Hoaks
“Ada perbedaan sedikit dibandingkan dengan sebelumnya. Perbedaannya diletakkan tadi pada persoalan memberikan penghargaan kepada anggota kepolisian yang bertugas di lapangan, yang di pelosok-pelosok, bahkan sampai dengan yang melaksanakan tugas di luar negeri sebagai peacekeeper,” kata Djamari di Hotel Sari Pacific Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Menurut Djamari, pemberian penghargaan kepada personel secara individu diharapkan dapat membangun kompetisi positif di lingkungan Polri.
“Suasana berkompetisi perlu dihidupkan terus supaya kita mendapatkan sesuatu yang lebih baik dibandingkan pada masa-masa sebelumnya. Saya bersama Kapolri memberikan penghargaan kepada mereka atau satuan-satuan yang dianggap terbaik di antara yang baik,” ujarnya.
Dalam prosesnya, penilaian Kompolnas Awards 2026 melibatkan 13 anggota dewan juri dari berbagai unsur. Dewan juri terdiri atas anggota Kompolnas, perwakilan Polri, akademisi, tokoh masyarakat, tokoh agama, media, serta konsultan independen.
Komisioner Kompolnas sekaligus Ketua Pelaksana Kompolnas Awards 2026, Ida Oetari, menjelaskan proses seleksi dilakukan secara berjenjang.
“Tahap awal kami menjaring penilaian secara kuantitatif oleh fungsi di Mabes Polri maupun dari Posko Presisi untuk mendapatkan satker-satker terbaik. Setelah itu baru dilakukan ranking lima besar masing-masing kategori, yaitu Mabes Polri, Polda, Polres, maupun Polsek,” jelas Ida.
Untuk kategori perseorangan, pengusulan dilakukan oleh satuan kerja masing-masing.
“Sedangkan untuk perorangan, karena ini menjadi tanggung jawab satuan kerja, maka diusulkan oleh Kapolres. Karena Kapolres-lah yang tahu siapa anggota-anggotanya yang terbaik,” lanjutnya.
Kompolnas Awards 2026 mencakup 11 kategori yang terbagi dalam kategori satuan kerja/kewilayahan dan kategori perseorangan. Penghargaan perseorangan mencakup bidang 5P, Satgas Daerah Konflik, Densus 88 Antiteror Polri, hingga personel yang bertugas sebagai peacekeeper.
Untuk kategori satuan kerja dan kewilayahan, Pasukan Gegana Korbrimob Polri meraih penghargaan sebagai Satker Mabes Polri Terbaik. Polda Sumatera Selatan menjadi Polda Terbaik.
Sementara pada kategori Polres, penghargaan diberikan kepada Polres Banjar untuk Kelompok A, Polres Bantul untuk Kelompok B, dan Polresta Malang Kota untuk Kelompok C.
Untuk kategori Polsek, penghargaan diberikan kepada Polsek Biringkanaya untuk Kelompok A atau Urban dan Metro, serta Polsek Arso Timur untuk Kelompok B atau Rural dan Pra-Rural.
Pada kategori perseorangan 5P, penghargaan diberikan kepada Bripka Khairi pada kategori People, Aiptu Dillia Rika Sari pada kategori Planet, Bripka Sony Ikhwandi pada kategori Prosperity, Aipda Arjunif pada kategori Peace, serta Brigpol Agus Kurniawan pada kategori Partnership.
Sementara penghargaan perseorangan Peacekeeper diberikan kepada Brigpol Tiara Nissa Zulbida dari Divisi Hubinter Polri.
Untuk kategori perseorangan Satgas Daerah Konflik, penghargaan diberikan berdasarkan jenjang kepangkatan, antara lain Bharaka I Ketut Murtina dari Korbrimob Polri untuk kategori Tamtama dan Bripda Isak S. Kafiar dari Polda Papua Tengah untuk kategori Bintara.
Kompolnas Awards 2026 menjadi bentuk apresiasi terhadap kinerja personel dan satuan kerja Polri, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan serta pelaksanaan tugas kepolisian di berbagai wilayah.









