Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau Dilanjutkan Hari Ini

×

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau Dilanjutkan Hari Ini

Sebarkan artikel ini
Kadiv Humas Polri Isir
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir. (Foto / Istimewa)

Koma.id – Tim gabungan kembali melanjutkan pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (9/9/2026).

Pencarian sebelumnya dilakukan hingga Selasa (8/9/2026) malam dengan melibatkan Basarnas, Direktorat Polair Polda Banten, dan unsur Polri lainnya. Operasi kemudian dihentikan sementara karena kondisi cuaca dan perairan yang dinilai tidak memungkinkan untuk dilanjutkan pada malam hari.

Silakan gulirkan ke bawah

Kasubdit Patroli Ditpolair Polda Banten AKBP Lis Handayana mengatakan tim gabungan akan kembali melakukan pencarian pada Rabu pagi.

“Untuk sementara waktu pencarian diberhentikan dan hari Rabu akan kami lanjutkan kembali,” ujar Lis.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan Polri memberikan dukungan penuh terhadap operasi pencarian tersebut. Dukungan dilakukan dengan mengerahkan personel serta sarana yang dimiliki dan berkoordinasi dengan Basarnas serta unsur terkait.

“Polri akan terus berkolaborasi dan memberikan dukungan maksimal dalam operasi pencarian ini. Kami berharap seluruh awak media dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat,” kata Isir.

Berangkat dari Carita

Rombongan jurnalis tersebut sebelumnya bertolak menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB.

Mereka berangkat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas gunung api di perairan Selat Sunda.

Komunikasi terakhir dengan rombongan tercatat sekitar pukul 14.42 WIB. Salah seorang jurnalis sempat mengirimkan lokasi terkini kepada rekannya di Lampung.

Namun, sekitar pukul 15.04 WIB, rombongan kemudian dilaporkan hilang kontak.

Berdasarkan data sementara Basarnas yang dikutip Polri, sedikitnya tujuh orang masih dalam pencarian. Mereka terdiri atas pewarta foto LKBN Antara M. Bagus Khoirunnas, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, Donal yang merupakan pewarta freelance, serta dua orang lainnya yang masih dalam proses pendataan.

Pencarian Diperluas

Sebelumnya, tim gabungan telah melakukan pencarian di sekitar titik terakhir keberadaan speedboat. Operasi pencarian juga dilakukan hingga kawasan Pulau Krakatau dan Pulau Panjang.

Namun, hingga pencarian dihentikan pada Selasa malam, keberadaan rombongan belum ditemukan. Kondisi cuaca, gelombang, angin kencang, serta jarak pandang yang terbatas menjadi pertimbangan penghentian sementara operasi.

Direktur Polairud Polda Banten Kombes Pol Eko Hartanto mengatakan pencarian akan kembali dilakukan menggunakan kapal Basarnas dan unsur lainnya.

Kapal Basarnas dengan panjang sekitar 40 meter disiapkan untuk mendukung pencarian dengan jangkauan yang lebih luas. Pada pencarian sebelumnya, tim sempat menyisir wilayah sekitar delapan mil dari Pantai Carita.

“Jarak pandang satu mil saja. Ada erupsi, gelombang juga tinggi,” kata Eko.

Kantor SAR Banten memastikan pencarian akan diperluas pada Rabu dengan mempertimbangkan rute yang telah dipelajari dari Carita menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.

Operasi pencarian melibatkan Basarnas, Polairud Polda Banten, Polri, TNI, serta unsur terkait lainnya. Tim di lapangan akan kembali menyisir wilayah perairan untuk memastikan keberadaan rombongan dan menemukan speedboat yang mereka gunakan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.