Koma.id – Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan melakukan perombakan kabinet atau reshuffle sejumlah pejabat, satu di antaranya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Adapun isu reshuffle muncul setelah survei tingkat kepuasan publik merosot hingga 30,1 persen dalam sembilan bulan terakhir oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, hasil survei SMRC tersebut mencerminkan kekecewaan mendalam masyarakat terhadap sektor-sektor strategis nasional.
Ia merinci daftar pejabat di bidang ekonomi yang dianggap layak diganti demi memperbaiki kinerja pemerintahan secara menyeluruh.
“Beberapa menteri bidang ekonomi yang layak di reshuffle Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri Perdagangan Budi Santoso,” papar Jamiluddin dikutip Rabu (29/7/2026).
Sebagai informasi, survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto merosot tajam menjadi 51,1 persen pada Juli 2026.
Berdasarkan hasil survei terbaru itu, angka ini anjlok sekitar 30 poin dari 81,2% pada November 2025 lalu.
Nama Purbaya menjadi Gubernur Bank Indonesia sebelumnya sudah ramai diperbincangkan publik saat nilai tukar rupiah anjlok hingga Rp18.000 per dolar AS. Namun, saat itu Perry Warjiyo masih menjabat Gubernur Bank Indonesia.
Perry kini sudah mengundurkan diri dengan menyerahkan surat ke Presiden Prabowo pada Sabtu (25/7/2026), tanpa memberikan keterangan alasannya mundur kepada publik.
Saat nama Purbaya diisukan bakal menjabat Gubernur BI, Purbaya telebih dahulu dikabarkan mundur dari Kabinet Merah Putih. Tetapi saat itu, Purbaya membantah kabar tersebut. Menurut dia, informasi yang beredar mengenai pengunduran dirinya tidak benar dan tidak memiliki dasar yang kuat.
Setelah Purbaya dikabarkan menjabat Gubernur BI, posisi Menteri Keuangan diisukan ditempati Ekonom Senior yang juga Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Chatib Basri.
Saat isu tersebut santer di publik, Chatib membantahditawari jabatan Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Hal itu disampaikan Chatib, usai bertemu Presiden Prabowo bersama Ketua dan Anggota DEN lainnya di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, (9/6/2026).












