Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Presiden Prabowo Tegaskan Pemimpin Penghasut Kerusuhan adalah Pengkhianat Bangsa

Views
×

Presiden Prabowo Tegaskan Pemimpin Penghasut Kerusuhan adalah Pengkhianat Bangsa

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Harkopnas
Presiden Prabowo Subianto dalam Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (12/7/2026). (Foto / Istimewa)

Koma.id Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perbedaan pilihan politik maupun partai merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Namun, ia mengingatkan bahwa tidak boleh ada pihak yang menghasut masyarakat melakukan tindakan anarkistis, termasuk mengajak “bakar-bakar” setelah kontestasi politik.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 yang digelar di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Silakan gulirkan ke bawah

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengatakan menang dan kalah dalam pemilu merupakan bagian dari demokrasi yang harus diterima dengan lapang dada. Karena itu, setiap pihak harus menghormati hasil kontestasi politik dan menjaga persatuan bangsa.

“Kalau kalah ya kalah, kalau menang ya menang. Itu demokrasi,” ujar Presiden Prabowo.

Namun, ia mengkritik keras pihak-pihak yang justru menghasut masyarakat melakukan tindakan kekerasan atau perusakan setelah proses demokrasi berlangsung.

“Kalau ada pemimpin yang mengajak rakyat bakar-bakar, mengajak membuat kerusuhan, itu bukan pemimpin. Itu pengkhianat bangsa,” tegas Presiden.

Menurut Presiden, seorang pemimpin seharusnya memberikan keteladanan, menjaga persatuan, dan mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Presiden Prabowo menilai Indonesia dibangun melalui perjuangan panjang sehingga seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga stabilitas nasional dan tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang dapat memecah belah bangsa.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga mengajak seluruh masyarakat memperkuat semangat gotong royong melalui gerakan koperasi sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi nasional.

Ia menegaskan pemerintah berkomitmen memperkuat koperasi agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi nasional.

Presiden Prabowo mengatakan Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara maju apabila seluruh rakyat bersatu, bekerja sama, dan tidak terjebak dalam konflik politik yang berkepanjangan.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa meninggalkan politik yang memecah belah dan mengedepankan persatuan demi mewujudkan cita-cita Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.