Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Ekonomi

Kapal Pertamina Pride Berhasil Lalui Selat Hormuz

Views
×

Kapal Pertamina Pride Berhasil Lalui Selat Hormuz

Sebarkan artikel ini
Selat Hormuz
Pemandangan udara pantai Iran dan Pelabuhan Bandar Abbas di Selat Hormuz, 10 Desember 2023. (REUTERS/Stringer/File Photo)

Koma.id Di tengah eskalasi konflik geopolitik yang kembali memanas antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, PT Pertamina International Shipping (PIS) membawa kabar baik dari jalur pelayaran internasional.

Anak usaha PT Pertamina (Persero) tersebut memastikan kapal tanker raksasa Very Large Crude Carrier (VLCC) Pertamina Pride telah berhasil melintasi wilayah konflik Selat Hormuz dengan kondisi aman dan selamat.

Silakan gulirkan ke bawah

Keberhasilan ini menyusul kapal PIS lainnya, yakni MT Gamsunoro, yang sebelumnya juga sempat tertahan akibat tingginya tensi keamanan di wilayah perairan Teluk Arab sejak beberapa bulan lalu.

“Menyusul keberhasilan kapal Gamsunoro, kapal Pertamina Pride juga telah keluar dari area Teluk Arab dan melintasi Selat Hormuz semalam. Artinya, kedua kapal milik PIS yang tertahan sejak Maret lalu kini bisa kembali melanjutkan perjalanan dan beroperasi seperti biasa,” ujar Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita, Kamis (9/7/2026).

Vega mengungkapkan, operasional kapal mulai bergerak pada Selasa (7/7/2026) pukul 13.00 waktu Dubai dan sukses melewati area paling kritis pada Rabu (8/7/2026) dini hari.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar RI di Teheran, dan seluruh pihak atas dukungannya selama ini,” ungkapnya.

Menurut Vega, penentuan waktu berlayar melintasi Selat Hormuz telah melalui proses analisis risiko yang sangat ketat dengan mempertimbangkan aspek asuransi serta kesiapan kru kapal. Selama berlayar, pergerakan armada dipantau penuh selama 24 jam oleh tim darat yang bersiaga di crisis center demi mengantisipasi potensi ancaman serangan militer di kawasan.

Kapal VLCC yang mengangkut komoditas energi tersebut dipastikan langsung bertolak menuju Tanah Air guna mengamankan pasokan minyak mentah untuk kilang domestik.

“Seluruh awak kapal Pertamina Pride berada dalam kondisi aman dan selamat. Kapal tanker berkapasitas 2 juta barel minyak mentah ini juga langsung melanjutkan perjalanan menuju Cilacap untuk mengantarkan dan menjaga ketahanan energi nasional,” jelas Vega.

Berdasarkan estimasi waktu pelayaran, kapal tanker raksasa andalan Pertamina ini diperkirakan bakal menempuh perjalanan laut selama 15 hari dan bersandar di Indonesia pada akhir Juli nanti.

“PIS menyampaikan terima kasih atas doa, dukungan, dan perhatian dari seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan sehingga kedua kapal, Gamsunoro dan Pertamina Pride, dapat berlayar keluar dari Selat Hormuz,” pungkasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.