Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaEkonomiNasional

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax Rp16.250/Liter

Views
×

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax Rp16.250/Liter

Sebarkan artikel ini
SPBU Pertamina
Penuangan BBM Pertamina jenis Pertamax RON 92 di SPBU milik PT Pertamina Patra Niaga.

Koma.id | Jakarta – Pertamina resmi menaikkan harga BBM nonsubsidi per 10 Juni 2026, dengan Pertamax kini Rp16.250/liter dan Pertamax Green Rp17.000/liter. Pertamina mengimbau masyarakat bijak menggunakan energi, memastikan BBM subsidi tetap tersedia bagi kelompok yang berhak.

Imbauan Pertamina

Silakan gulirkan ke bawah
  • Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, meminta masyarakat melakukan gerakan bijak menggunakan energi.
  • Masyarakat mampu diimbau menggunakan BBM nonsubsidi dengan RON lebih tinggi karena kualitasnya lebih baik dan ramah lingkungan.
  • BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar diprioritaskan untuk kendaraan layanan umum, roda dua, serta masyarakat menengah ke bawah.

Kenaikan Bbm

Alasan Kenaikan

  • Penyesuaian harga dilakukan berkoordinasi dengan pemerintah sebagai regulator.
  • Formula harga mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian.
  • Pertamina menegaskan keputusan ini bagian dari tata kelola energi nasional untuk menjaga keberlanjutan pasokan dan distribusi BBM berkualitas.

 

Dampak dan Respons

  • Harga BBM bersubsidi tidak berubah, sehingga masyarakat menengah ke bawah tetap terlindungi.
  • Pertamina memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green aman di seluruh jaringan SPBU.
  • Masyarakat dapat memantau harga terbaru melalui aplikasi MyPertamina dan kanal resmi perusahaan.

Catatan Tambahan

  • Kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green juga terjadi di berbagai provinsi dengan nominal berbeda, misalnya di Sumatera harga Pertamax mencapai Rp16.650/liter.
  • Pertamina menekankan agar masyarakat memilah penggunaan BBM sesuai kemampuan, sehingga subsidi tepat sasaran dan tidak mengurangi hak kelompok yang lebih membutuhkan.
Jangan lupa temukan juga kami di Google News.