Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaEkonomiPolitik

Menkeu Purbaya Klarifikasi Isu “Sell Indonesia” di Bloomberg

Views
×

Menkeu Purbaya Klarifikasi Isu “Sell Indonesia” di Bloomberg

Sebarkan artikel ini
Menkeu Purbaya Klarifikasi Isu “Sell Indonesia” di Bloomberg
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto / Istimewa)

Koma.id | Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat dan meminta pelaku pasar tidak terpengaruh oleh narasi “Sell Indonesia” yang ramai diperbincangkan di media sosial maupun pemberitaan internasional.

Narasi tersebut muncul setelah salah satu manajer hedge fund, George Boubouras dari K2 Asset Management, menyatakan telah keluar dari seluruh investasinya di Indonesia sejak 2024. Pernyataan itu memicu kekhawatiran investor global terhadap prospek ekonomi nasional.

Silakan gulirkan ke bawah

Menanggapi hal tersebut, Purbaya menilai pandangan itu tidak mencerminkan kondisi Indonesia secara utuh.

“Itu salah satu penulis mungkin yang tidak tahu keadaan Indonesia seperti apa. Makanya kemarin saya percepat APBN Kita untuk memperlihatkan ke pasar bahwa kondisi fiskal kita baik, ekonominya cukup kuat, sehingga lama-lama sentimen negatif itu bisa hilang,” ujarnya di sela kunjungan ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (06/06).

Ia menekankan bahwa Indonesia tidak sedang menuju krisis seperti 1998. Menurutnya, fiskal tetap terjaga, ekonomi tumbuh stabil, dan koordinasi pemerintah dengan Bank Indonesia berjalan baik untuk menjaga nilai tukar.

“Yang saya bisa katakan sekarang adalah fiskal bagus, ekonominya bagus, kepemimpinan Bapak Presiden masih cukup kuat untuk memastikan semua berjalan sesuai strategi pembangunan,” kata Purbaya.

Purbaya mengajak investor untuk melihat data ekonomi secara lebih detail dan tidak hanya berpatokan pada sentimen jangka pendek di pasar keuangan. Pemerintah, lanjutnya, akan terus memberikan informasi transparan agar pelaku pasar memahami kondisi ekonomi nasional secara menyeluruh.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.