Koma.id– Pemadaman listrik massal yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera pada Jumat (22/5/2026) menyebabkan berbagai insiden tragis. Sedikitnya tujuh warga diduga menjadi korban keracunan asap genset, dengan empat orang dilaporkan meninggal dunia dan tiga lainnya menjalani perawatan intensif.
Di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, empat pegawai toko aksesoris ponsel ditemukan lemas tak berdaya di dalam kamar usai listrik padam. Dua korban bernama Adila dan Rahma meninggal dunia, sementara Dwi dan Riana dirawat di rumah sakit. Polisi menduga para korban keracunan asap genset yang digunakan selama blackout berlangsung.
Peristiwa serupa terjadi di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, ketika tiga pelajar ditemukan tak sadarkan diri dengan mulut berbusa di Masjid Nurul Huda setelah tertidur di dekat genset saat mengisi daya ponsel. Dua pelajar, Haikal Arya Kamil dan Gibran Arrasyid, meninggal dunia akibat diduga menghirup gas monoksida, sementara satu korban lainnya masih dirawat intensif.
Selain itu, pemadaman listrik juga memicu insiden dramatis di Palembang, ketika seorang mahasiswi Universitas Muhammadiyah Palembang terjebak di dalam lift selama sekitar 50 menit akibat listrik padam mendadak. Korban akhirnya berhasil dievakuasi petugas rescue dalam keadaan selamat meski mengalami trauma dan sesak akibat lama terjebak di ruang sempit minim penerangan.







