Koma.id | Tangerang – Maskapai Lion Air resmi memberangkatkan 198 awak kabin dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (14/04), untuk mendukung operasional penerbangan haji tahun ini. Penugasan ini mencakup kerja sama dengan sejumlah maskapai internasional guna melayani jamaah dari 23 embarkasi luar negeri di kawasan Asia hingga Afrika.
Direktur Operasional Lion Air, Rahmat Diansyah Putra, menyebutkan enam pesawat telah dipastikan siap beroperasi, sementara satu unit tambahan masih dalam tahap koordinasi dengan Flynas dan Batik Air Malaysia.
“Persiapan matang telah dilakukan untuk menjamin kelancaran teknis di lapangan. Semua kru sudah mendapat pembekalan khusus,” ujarnya.
IJTI Kecam Manajemen Apartemen Saladin Depok
Manajemen Lion Air menegaskan aspek keamanan sebagai prioritas utama, mengingat kondisi geopolitik di Timur Tengah yang masih dibayangi konflik. Seluruh kru diwajibkan mengikuti arahan keselamatan, termasuk panduan digital yang dibagikan kepada koordinator lapangan. Lion Air juga menyediakan platform digital khusus bagi kru untuk melaporkan kondisi keamanan secara real-time kepada manajemen.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Majalengka memastikan kesiapan keberangkatan jemaah haji tahun ini. Kuota awal yang semula 566 orang mengalami penambahan menjadi 729 jemaah setelah adanya pelimpahan dari waiting list nasional.
Bupati Majalengka, Eman Suherman, menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk memastikan kelancaran keberangkatan. “Tambahan ini berasal dari waiting list nasional. Jadi total jemaah kita tahun 2026 ini mencapai 729 orang,” ujarnya, Sabtu (18/04).
Eman menekankan peran aktif para camat sebagai koordinator di wilayah masing-masing agar jemaah tidak kebingungan saat keberangkatan.
“Camat harus mengambil tanggung jawab penuh dalam mengoordinasikan persiapan di tingkat kecamatan, mulai dari jadwal keberangkatan, titik kumpul, hingga alur perjalanan jemaah,” tegasnya.
Adapun Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menyatakan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M telah mencapai 99 persen. Fasilitas di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, dipastikan siap melayani jemaah kloter pertama yang dijadwalkan masuk pada 21 Mei 2026.








