Koma.id | Washington – Suara mengeong dan gonggongan anjing tiba-tiba terdengar di frekuensi kontrol lalu lintas udara (ATC) Bandara Nasional Ronald Reagan Washington pada Minggu (12/04) lalu. Namun, suara tersebut bukan berasal dari hewan, melainkan dari pilot yang menirukan suara kucing dan anjing saat berada di kokpit.
Dilansir ABC News, rekaman dari ATC.com menunjukkan suara “meong” yang kemudian disahut dengan suara “guk-guk” melalui frekuensi komunikasi. Petugas ATC langsung menegur para pilot. “Kalian harus menjadi pilot profesional,” ujar petugas ATC. Teguran itu justru dibalas dengan lebih banyak suara tiruan hewan.
Administrasi Penerbangan Federal (FAA) menegaskan bahwa ada aturan yang melarang pilot melakukan percakapan tidak penting ketika berada di bawah ketinggian 10.000 kaki. FAA menyatakan akan menyelidiki insiden tersebut setelah memverifikasi sumber audio.
Dennis Tajer, juru bicara Allied Pilots Association, menilai tindakan tersebut tidak pantas. Ia menjelaskan bahwa frekuensi “penjaga” (guard frequency) yang digunakan dalam insiden ini seharusnya hanya dipakai untuk keadaan darurat.
“Ini bukan hiburan, ini frekuensi yang serius dan memiliki tujuan yang serius. Apa pun yang mengotori hal itu dengan humor tidak penting tidak akan diterima,” tegasnya.
Frekuensi ATC merupakan jalur komunikasi vital antara pilot dan pengendali lalu lintas udara. Penyalahgunaan frekuensi dengan suara-suara tidak relevan dinilai berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan.








