Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaDaerahRagam

Kebakaran Asrama Polri Ciledug Hanguskan 20 Rumah, 40 KK Terdampak

Views
×

Kebakaran Asrama Polri Ciledug Hanguskan 20 Rumah, 40 KK Terdampak

Sebarkan artikel ini
Kebakaran Asrama Polri Ciledug

Koma.id | Tangerang – Kebakaran hebat melanda kawasan Asrama Polri Ciledug, Jalan Asrama Polisi, Sudimara Barat, Kota Tangerang. Peristiwa ini menghanguskan sedikitnya 20 rumah dan berdampak pada sekitar 40 kepala keluarga.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman, mengatakan laporan kebakaran diterima pukul 16.05 WIB. Petugas tiba di lokasi pukul 16.12 WIB dan langsung melakukan pemadaman.

Silakan gulirkan ke bawah

“Api berhasil dipadamkan pukul 19.10 WIB, saat ini masih dilakukan pendinginan,” ujarnya. Kamis (16/04).

BPBD Kota Tangerang mengerahkan 15 unit mobil pemadam dengan 52 personel, dibantu armada dari Pos Joglo, Jakarta Barat. Kendala utama yang dihadapi adalah akses jalan yang padat serta sumber air yang jauh dari lokasi.

Andia menyebut dugaan sementara api berasal dari kompor milik warga. Namun, penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kota Tangerang, Sarpa Wasesa, menambahkan dugaan lain adalah korsleting listrik. “Untuk penyebab awal belum teridentifikasi, dugaan sementara akibat korsleting listrik,” katanya.

Tidak ada korban jiwa maupun luka yang dilaporkan. Warga terdampak dievakuasi sementara ke masjid asrama dan gedung pertemuan. BPBD juga menyiapkan tenda pengungsian untuk menampung korban.

Sejumlah penghuni tidak sempat menyelamatkan harta benda karena sedang beraktivitas di luar rumah saat kebakaran terjadi. Kondisi permukiman yang padat dengan material kayu serta tiupan angin mempercepat merambatnya api ke bangunan lain.

Polsek Ciledug bersama BPBD Kota Tangerang masih melakukan pendataan kerugian serta penyelidikan penyebab kebakaran. Hingga malam, bau hangus masih tercium di sekitar lokasi, sementara petugas damkar terus berjaga untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.