Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Ekonomi

Hanya Minyak Dunia Anjlok Seketika Usai Gencatan Senjata AS-Israel Vs Iran

Views
×

Hanya Minyak Dunia Anjlok Seketika Usai Gencatan Senjata AS-Israel Vs Iran

Sebarkan artikel ini
minyak dunia
Ilustrasi minyak dunia.

Koma.id Harga minyak mentah AS anjlok pada Selasa malam, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump setuju untuk menangguhkan serangan terhadap Iran selama dua minggu sebagai imbalan atas izin Teheran untuk memberikan jalur aman melalui Selat Hormuz.

Dikutip dari CNBC, Rabu (8/4/2026), harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman bulan Mei turun sekitar 15% menjadi USD 95,63 per barel.

Silakan gulirkan ke bawah

Trump mengatakan gencatan senjata selama dua minggu itu bergantung pada persetujuan Iran untuk pembukaan Selat Hormuz secara lengkap, segera, dan aman. AS telah menerima proposal 10 poin dari Iran yang merupakan dasar yang dapat diterapkan untuk negosiasi, katanya.

“Hampir semua poin perselisihan di masa lalu telah disepakati antara Amerika Serikat dan Iran, tetapi jangka waktu dua minggu akan memungkinkan Perjanjian tersebut untuk diselesaikan dan diwujudkan,” kata Trump dalam sebuah unggahan di media sosial.

Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi mengatakan Teheran akan mengizinkan jalur aman melalui Selat selama gencatan senjata melalui koordinasi dengan Angkatan Bersenjata Iran dan dengan mempertimbangkan keterbatasan teknis.

“Jika serangan terhadap Iran dihentikan, Angkatan Bersenjata kita yang Perkasa akan menghentikan operasi pertahanan mereka,” kata Araghchi dalam sebuah unggahan di media sosial .

Gencatan senjata yang tampak jelas itu terjadi kurang dari dua jam sebelum tenggat waktu pukul 8 malam yang ditetapkan Trump bagi Iran untuk membuka kembali selat tersebut. Trump telah mengancam akan membom setiap jembatan dan pembangkit listrik di Iran jika para pemimpinnya tidak memenuhi tenggat waktu tersebut.

Retorika Trump berubah menjadi mengkhawatirkan pada Selasa pagi ketika ia mengancam akan menghancurkan seluruh peradaban Iran.

“Seluruh peradaban akan mati malam ini, dan tidak akan pernah bisa dihidupkan kembali,” kata Trump dalam sebuah unggahan media sosial pada Selasa pagi.

“Saya tidak ingin itu terjadi, tetapi kemungkinan besar akan terjadi,” tutur dia.

Trump mengatakan dia menyetujui gencatan senjata setelah berdiskusi dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif. Perdana Menteri telah meminta Trump untuk menunda tenggat waktunya agar negosiasi dapat berlanjut. Sharif juga meminta Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz selama periode tersebut sebagai tindakan niat baik.

Ekspor minyak melalui Selat Hormuz anjlok akibat serangan Iran terhadap kapal-kapal komersial, yang memicu gangguan pasokan minyak mentah terbesar dalam sejarah.

Sekitar 20% pasokan minyak global melewati Selat sebelum AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari. Jalur laut yang sempit ini menghubungkan produsen di Teluk Persia ke pasar global.

Harga minyak mentah, bahan bakar jet, solar, dan bensin telah melonjak selama perang. Para CEO dan analis minyak telah memperingatkan bahwa kekurangan bahan bakar akan berdampak ke seluruh dunia jika Selat Taiwan tidak dibuka kembali sepenuhnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.