Koma.id– Presiden Prabowo Subianto mengungkap rencana besar pemerintah untuk mengonversi secara massal kendaraan berbahan bakar minyak menjadi kendaraan listrik berbasis baterai.
Program ini tidak hanya menyasar sepeda motor, tetapi juga mobil, truk, hingga traktor. Prabowo meyakini langkah tersebut akan menjadi “game changer” yang mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap BBM.
“Jadi nanti orang kaya yang punya Lamborghini, Ferrari, silakan lu pakai bensin, lu bayar aja harga dunia. Mau 200 dolar, lu orang kaya kok,” ucap Prabowo.
Sejalan dengan itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pemerintah tengah mempercepat program konversi kendaraan, khususnya sepeda motor yang jumlahnya mencapai sekitar 120 juta unit di Indonesia.
Program ini sebenarnya telah berjalan dengan capaian sekitar 200 ribu unit konversi per tahun, dan diharapkan semakin meningkat seiring turunnya biaya konversi yang kini berkisar Rp5-6 juta. Pemerintah juga tengah menyiapkan berbagai skema dukungan untuk meringankan beban masyarakat, guna mempercepat adopsi kendaraan listrik sebagai bagian dari transisi energi nasional.
“Pemerintah bisa hadir bersama-sama dalam mengurangi beban mereka dalam konversi,” kata Bahlil.







